4 Fakta Penting Tentang Trombosit Darah yang Perlu Anda Tahu

4 Fakta Penting Tentang Trombosit Darah yang Perlu Anda Tahu

Selamat berkunjung kembali di website resmi obat leukimia yang selalu siap memberikan solusi yang terbaik untuk anda semua. Nah dalam kesempatan kali ini kami sebagai admin web akan mengajak anda untuk mengetahui lebih jauh tentang trombosit darah, berikut ulasan tentang 4 Fakta Penting Tentang Trombosit Darah yang Perlu Anda Tahu. Maka dari itu mari simak ulasan di bawah ini sampai tuntas, selamat membaca ­čÖé

4 Fakta Penting Tentang Trombosit Darah yang Perlu Anda Tahu

Trombosit adalah sel darah yang penting dalam pembekuan darah normal. Jumlah trombosit dapat digunakan sebagai deteksi dini atau mendiagnosis berbagai penyakit atau kondisi yang dapat menyebabkan masalah pada penggumpalan darah. Oleh karena itu, penting bagi Anda memiliki jumlah trombosit normal untuk menghalau penyakit yang mungkin akan menghampiri Anda.

Simak Fakta-Fakta Berikut Seputar Trombosit Darah.

  • Berapa Jumlah Trombosit Normal Dalam Tubuh?

Darah tersusun dari dua unsur yaitu plasma darah (cairan darah) dan sel darah. Sel darah ini terbagi lagi menjadi sel darah merah (eritrosit), sel darah putih (leukosit), dan keping darah atau trombosit (platelet). Trombosit dapat ditemukan dalam darah dan limpa. Sel darah ini tidak berwarna dan memiliki siklus hidup hanya selama 10 hari. Tubuh Anda akan memperbaharui persediaannya dengan menghasilkan trombosit baru di sumsum tulang.

Pemeriksaan jumlah trombosit biasanya merupakan bagian dari pemeriksaan darah lengkap. Umumnya, jumlah trombosit normal dalam darah adalah sekitar 150.000 hingga 450.000 trombosit per mikroliter.

  • Trombosit Berperan Dalam Proses Pembekuan Darah (Koagulasi)

Trombosit atau platelet akan bereaksi jika pembuluh darah rusak atau mengalami luka. Saat terjadi luka, platelet kemudian bergegas ke lokasi luka dan membentuk sumbatan awal untuk mengkerutkan luka. Proses ini disebut dengan adhesi.

Kemudian, bentuk platelet yang awalnya sedikit bulat berubah menjadi seperti tentakel, ini berfungsi untuk memudahkan proses agregasi (perlekatan antar platelet untuk membentuk sumbatan). Sumbatan terbentuk untuk menutup luka agar menghentikan darah yang keluar. Tanpa trombosit, pembekuan darah akan terganggu dan bisa berbahaya karena luka kecil pun bisa menyebabkan gumpalan di seluruh tubuh.

  • Yang Terjadi Jika Kuantitas Trombosit Anda Rendah

Kondisi medis yang terkait bersama kuantitas platelet rendah disebut bersama trombositopenia, yakni keadaan di mana platelet di dalam tubuh tidak cukup dari 150.000 platelet per mikroliter. Pada masalah yang langka, kuantitas platelet bisa terlalu rendah supaya membawa dampak perdarahan internal yang berakibat fatal. Komplikasi ini terlebih berlangsung kecuali kuantitas platelet turun di bawah 10.000 platelet per mikroliter. Perdarahan bisa berlangsung di otak maupun saluran pencernaan.

Jumlah platelet yang terlalu rendah bisa saja tidak bergejala, namun bisa juga menyebabkan perdarahan berat dan bisa berbahaya untuk Anda. Tanda dan gejala yang terlihat bisa berwujud enteng memar atau lebam, tampak ruam atau bintik-bintik ungu kemerahan di kulit, terdapatnya darah pada urine atau feses, enteng lelah, kulit dan mata tampak kuning, limpa yang membesar, dan juga berlangsung perdarahan dari gusi atau hidung.

Trombositopenia bisa disebabkan oleh sebagian keadaan seperti masalah kesegaran dan efek dari obat-obatan tertentu. Masalah kesegaran yang membawa dampak keadaan ini termasuk, leukemia, penyakit ginjal, kehamilan, masalah sistem kekebalan tubuh, defisiensi zat besi dan asam folat, dan juga infeksi seperti sepsis dan demam berdarah dengue.

Jumlah platelet bisa meningkat bersama mengkonsumsi makanan yang memiliki kandungan bermacam tipe vitamin dan mineral. Salah satunya adalah jambu biji. Jambu biji memiliki kandungan trombinol yang bisa merangsang trombopoietin lebih aktif, supaya tubuh bisa menghasilkan keping darah yang lebih banyak.

  • Yang Terjadi Jika Jumlah Trombosit Anda Tinggi

Jumlah platelet darah yang tinggi akan menimbulkan kondisi kesehatan seperti trombositemia dan trombositosis. Kedua kondisi ini terjadi jika sumsum tulang Anda menghasilkan banyak platelet darah.

Orang dengan trombositemia akan memiliki jumlah platelet yang melebihi satu juta trombosit per mikroliter. Penyebab kondisi ini belum diketahui. Gejalanya bisa meliputi pembekuan darah yang menghalangi suplai darah ke otak atau jantung.

Trombositosis juga merupakan kondisi di mana jumlah platelet yang tinggi, namun jumlahnya tidak setinggi trombositemia. Penyebabnya adalah penyakit lain atau kondisi di tubuh yang merangsang sumsum tulang untuk menghasilkan lebih banyak platelet. Penyebabnya meliputi infeksi, pembengkakan, beberapa jenis kanker, dan reaksi terhadap obat-obatan.

Selain itu, beberapa kondisi yang juga dapat menyebabkan platelet meningkat sementara adalah pemulihan pasca tindakan operasi besar atau setelah trauma fisik, kelelahan, juga pemulihan dari konsumsi alkohol berlebihan.

Trombositosis sering kali tidak disertai gejala. Namun apabila terjadi, gejalanya bisa meliputi sakit kepala, pusing, sakit dada, pingsan, pandangan berkunang-kunang, mati rasa atau kesemutan pada tangan dan kaki. Pengobatannya tergantung pada penyebab yang mendasarinya. Dalam kebanyakan kasus, jumlah platelet Anda akan kembali normal setelah penyebab trombositosis teratasi.

Jika anda mengalami masalah trombosit seperti diatas segeralah konsultasikan dengan dokter takutnya akan semakin memburuk jika di biarkan begitu saja. Namun jika sudah berkonsultasi dengan dokter anda dapat melakukan pengobatan untuk mengembalikan darah rendah maupun tinggi supaya normal kembali, salah satunya dengan melakukan pengobatan secara alami.

Rekomendasi Dari Kami

Solusi tepat dan efektif untuk mengatasi masalah trombosit darah tinggi atau rendah salah satunya yaitu dengan menggunakan ace maxs. Ace Maxs sebuah produk kesehatan terbaru yang terbuat dari ekstrak kulit manggis dan daun sirsak yang telah terbukti mampu membantu mengobati berbagai penyakit kronis, mulai dari penyakit darah tinggi , stroke, penyakit jantung, berbagai jenis kanker, diabetes, dll. Dengan tuntas, aman dan tanpa efek samping. Selain untuk pengobatan berbagai penyakit tersebut, ace maxs juga sangat baik untuk mencegah timbulnya berbagai penyakit dan meningkatkan daya tahan tubuh serta meningkatkan kondisi kesehatan.

Keunggulan Utama Obat Ace Maxs

  1. Konsumsi malam hari membuat tidur lebih nyenyak
  2. Konsumsi pagi hari menambah energi dan vitalitas
  3. Membantu mencegah penuaan dini (anti aging)
  4. Membantu meningkatkan hormon pada pria dan wanita
  5. Membantu mengatasi penyakit degeneratif (jantung, kanker, stroke, diabetes,Alzheimer, HIV/AIDS) dan berbagai penyakit lainnya. Fungsi Pencegahan & Pengobatan (preventive dan curative)

Ace Maxs diramu dengan sangat tepat dari kulit manggis dan daun sirsak. Kulit manggis dan daun sirsak keduanya memiliki khasiat yang sangat luar biasa dalam membantu mengobati berbagai penyakit. Dengan semakin berkembangnya pengetahuan di bidang kesehatan dan herbal dan ditunjang dengan perkembangan teknologi yang sangat mumpuni, lahirlah ACE MAXS yang dengan tepat memadukan kulit manggis dan daun sirsak sehingga Ace Maxs menjadi produk kesehatan terbaru yang sangat handal dalam membantu mengobati berbagai penyakit dengan tuntas aman dan tanpa efek samping. Untuk lebih rincinya silahkan KLIK >> Kandungan Lengkap Ace Maxs

Mungkin itulah artikel tentang 4 Fakta Penting Tentang Trombosit Darah yang Perlu Anda Tahu yang dapat kami sampaikan pada kesempatan kali ini, semoga apa yang telah kami sampaikan dapat bermanfaat dan berguna sehingga bisa membantu mengatasi masalah penyakit yang anda derita saat ini. Salam Sehat Dari Toko Zahra Herbal.

Post by : Obat Leukimia

Baca Juga :

Mungkinkah Benda-Benda di Rumah Anda Berpotensi Sebabkan Kanker?
Mungkinkah Benda-Benda di Rumah Anda Berpotensi Sebabkan Kanker?
Keluar Darah Saat Menggosok Gigi, Apakah Saya Terkena Leukimia?
Berbagai Cara Mengatasi Kulit Gatal Selama Kemoterapi Leukimia
Berbagai Cara Mengatasi Kulit Gatal Selama Kemoterapi Leukimia

Leave a Comment