Efek Samping Kemoterapi Leukemia Yang Patut Di Ketahui!

Efek Samping Kemoterapi Leukemia Yang Patut Di Ketahui!

Selamat datang kembali di website resmi Obat Herbal Leukimia yang selalu berbagi informasi mengenai penyakit leukimia. Nah untuk kesempatan kali ini kami akan menjelaskan mengenai efek samping setelah melakukan kemoterapi leukimia. Sebelum kami jelaskan lebih lanjut alangkah baiknya kita mengetahui dahulu apa itu pengobatan kemoterapi.

Efek Samping Kemoterapi Leukemia Yang Patut Di Ketahui!

Kemoterapi mungkin diberikan selama rawat inap di rumah sakit atau klinik sebagai bagian dari pengobatan rawat jalan, meski kemoterapi juga dapat dilakukan di rumah. Namun proses pengobatan kemoterapi harus tetap diawasi oleh dokter dan perawat untuk mengamati kemungkinan efek samping atau adanya keputusan diperlukannya penggantian dengan obat-obatan.

Kapan Di Lakukannya Kemoterapi?

Kemoterapi terkadang dilakukan sebagai satu-satunya upaya penyembuhan kanker. Namun sering kali kemoterapi dilakukan bersama-sama dengan tindakan operasi, terapi radiasi untuk kanker, atau terapi biologis lain. Umumnya kemoterapi dilakukan pada saat:

  • Sebelum operasi atau terapi radiasi, agar ukuran tumor menjadi lebih kecil.
  • Setelah operasi atau terapi radiasi, untuk menghancurkan sel kanker yang tersisa.
  • Saat dilakukan terapi radiasi dan terapi biologis, untuk memaksimalisasi efeknya.
  • Mencegah kembalinya pertumbuhan sel kanker atau penyebaran pada bagian tubuh lain.

Kemungkinan Terjadi Efek Samping Kemoterapi

Kemoterapi merupakan pengobatan kanker yang efektif. Terbukti telah menyelamatkan jutaan jiwa. Namun kemoterapi memiliki efek samping yang tidak kecil. Sulit untuk memprediksi seberapa berat seseorang akan mengalami efek samping dari kemoterapi sebab tiap orang memiliki reaksi yang berbeda terhadap pengobatan tersebut.

Efek samping kemoterapi muncul karena obat-obatan tersebut tidak memiliki kemampuan membedakan sel kanker yang berkembang pesat dengan sel sehat yang secara normal juga memiliki perkembangan pesat. Misalnya sel darah, sel kulit, serta sel-sel yang ada di dalam perut sehingga kemoterapi memiliki efek negatif. Berikut adalah gejala efek samping yang bisa terjadi akibat kemoterapi:

  • Sulit tidur.
  • Mimisan.
  • Rambut rontok.
  • Mual dan muntah.
  • Gampang memar.
  • Gusi berdarah.
  • Konstipasi atau diare.
  • Kehilangan nafsu makan.
  • Kulit kering dan terasa perih
  • Gairah seksual menurun.
  • Rasa lelah dan lemah sepanjang hari.
  • Sesak napas dan detak jantung tidak biasa akibat anemia.

Selain itu, efek kemoterapi tidak akan menimbulkan akibat yang berbahaya bagi kesehatan. Meski pada beberapa kasus, efek samping kemoterapi bisa lebih serius dibandingkan yang lain. Misalnya tingkat sel darah putih yang menurun dengan cepat sehingga dapat meningkatkan risiko infeksi. Sedapat mungkin hindari diri Anda dari orang-orang yang sakit atau terkena infeksi selama kemoterapi.

Kemoterapi untuk kanker pada sel darah atau tulang sumsum merupakan yang paling berisiko terhadap infeksi karena jenis kanker tersebut telah menyebabkan berkurangnya jumlah sel darah putih. Jika mengalami gejala seperti demam, diare, muntah-muntah, sulit bernapas, sakit dada atau pendarahan, segera temui dokter.

Hal Yang Harus Di Perhatikan Jika Melakukan Kemoterapi

Sebagian besar proses pengobatan kemoterapi diberikan kepada pasien tanpa menginap di rumah sakit. Meski tiap orang memiliki reaksi berbeda setelah kemoterapi, namun sebagian besar merasakan letih dan lelah. Hindari menyetir kendaraan sendiri atau aktivitas yang memerlukan energi atau konsentrasi tinggi setelah sesi kemoterapi. Ajaklah anggota keluarga atau kawan untuk menemani Anda pulang setelah kemoterapi.

Banyak orang yang masih mampu bekerja selama menjalani kemoterapi, tergantung dengan jenis pekerjaan dan ketahanan tubuh masing-masing. Namun jika memungkinkan, Anda dapat bekerja dari rumah atau paruh waktu. Bicarakan kemungkinan tersebut di tempat kerja Anda atau mengambil cuti.

Terutama bagi Anda dengan anak kecil di rumah, persiapkan dan rencanakan bantuan di rumah sebelum menjalani kemoterapi.

Selama pengobatan kemoterapi, Anda harus senantiasa berkonsultasi dengan dokter ketika ingin mengonsumsi obat-obat lain, termasuk obat alergi, herba, pereda nyeri, dan lainnya. Hindari konsumsi minuman keras setidaknya selama masa kemoterapi.

Mengobati penyakit berbahaya seperti kanker tidaklah mudah, termasuk saat  menjalani sesi kemoterapi. Sedapat mungkin ikuti perintah dokter dan hindari hal-hal yang dapat berisiko mengganggu proses pengobatan berjalan optimal.

Nah itulah efek samping dari pengobatan kemoterapi leukimia, maka dari itu anda harus meswapadai jika anda melakukan pengobatan secara medis. Jika anda sudah melakukan pengobatan secara medis, anda tak usah khawatir karena kami disini menyediakan obat herbal untuk mangatasi efek samping tersebut yaitu dengan mengkonsumsi ace maxs. Ace maxs merupakan obat herbal alami yang dibuat dari perpaduan ekstrak kulit manggis dan daun sirsak yang mempunyai khasiat luar biasa dapat mengobati dan menyembuhkan leukimia sampai keakarnya.

Tunggu Apalagi, Buruan Pesan Ace Maxs Sekarang Juga !! Informasi lebih lanjut silahkan KLIK >> OBAT HERBAL LEUKIMIA

Mungkin itulah artikel mengenai efek samping yang bisa terjadi pada penderita penyakit leukimia, semoga apa yang telah kami sampaikan dapat bermanfaat dan bisa membantu anda dalam mengobati penyakit yang sedang anda derita saat ini. Salam sehat dari Toko Zahra Herbal.

Baca Juga :

Apa Leukimia Itu Penyakit Berbahaya Dan Mematikan

Biaya Kemoterapi Penyakit Kanker Darah Leukimia

Apakah Penyakit Leukimia Menyebabkan Rambut Rontok?

Posted by: Ai Nuraisyah – Kesehatan – Rabu, 30 Agustus 2017 12:02:20

Biaya Kemoterapi Penyakit Kanker Darah Leukimia

Biaya Kemoterapi Penyakit Kanker Darah Leukimia

Selamat datang kembali di website Obat Herbal Leukimia yang di kelola oleh penjual obat herbal alami yang terpercaya dan terbailk. Disini anda akan mendapatkan berbagai informasi kesehatan dalam kehidupan sehari – hari terutama untuk penyakit leukimia. Nah untuk kesempatan kali ini kami akan membahas mengenai Biaya Kemoterapi Penyakit Kanker Darah Leukimia yang harus anda ketahui.

Biaya Kemoterapi Penyakit Kanker Darah Leukimia

Mungkin Anda sudah mengenal kemoterapi sebelumnya. Tetapi apakah Anda sudah mengetahui apakah kemoterapi memiliki efek samping tertentu bagi tubuh pasien? Juga yang tidak kalah penting, apakah metode kemoterapi ini mahal? Berapa biaya yang perlu dibayarkan untuk melakukan kemoterapi tersebut? Mari temukan jawabannya sekarang juga.

Kemoterapi adalah terapi yang menggunakan obat-obatan untuk mengobati penyakit kanker. Seringkali hanya disebut dengan istilah “Kemo” mungkin untuk memudahkan dalam pelafalan dengan singkat. Ini merupakan salah satu dari banyak jenis pengobatan kanker seperti operasi dan terapi radiasi.

Apa Tujuan dan Cara Kerja Kemoterapi?

Tergantung pada jenis kanker dan stadiumnya, tujuan kemoterapi adalah untuk:

  • Menyembuhkan kanker secara menyeluruh.
  • Mencegah kanker agar tidak menyebar.
  • Memperlambat pertumbuhan kanker itu sendiri.
  • Membunuh sel kanker yang mungkin telah menyebar ke bagian lainnya.
  • Meredakan atau menguragi gejala yang disebabkan oleh kanker.

Jadi, bukan berarti bahwa ketika menjalani kemoterapi, maka semua tujuan di atas dapat terpenuhi, karena akan sangat bervariasi tergantung jenis dan stadium kanker. Secara spesifik dokter akan menjelaskan hal ini.

Lalu, Berapa Biaya Untuk Satu Kali Kemoterapi?

Ini merupakan sesuatu yang penting untuk diketahui. Berapa besarnya biaya kemoterapi. Sebenarnya itu tergantung juga, tergantung ke jenis obat, jenis kanker, dan penyedia pelayanan masyarakat.

Untuk gambaran saja, ketika menjalankan satu sesi kemoterapi terdapat kemoterapi yang menghabiskan biaya 1 juta, 3 juta, namun juga ada yang menghabiskan biaya hingga 10 juta hanya untuk satu sesi, hingga puluhan juta. Jadi biayanya fleksibel, belum tentu sama antara satu pasien dengan pasien yang lainnya.

Menurut Dr Ulfana Said Umar, Wakil Sekretaris Umum Yayasan Kanker Indonesia (YKI) usai launching Cigna Complete Cancer Protection di Restoran Bebek Bengil Menteng, mengatakan “Rata-rata biaya yang dikeluarkan cukup besar , yakni antara Rp 102-106 juta/bulan“

Kondisi ini tentunya membuat pasien kelimpungan memikirkan biaya yang harus dikeluarkan karena mahalnya perawatan,  tetapi tak sedikit pasien kanker yang beralih ke herbal sebagai salah satu alternatif lain selain kemoterapi.

Efek Samping Kemoterapi

Metode kemoterapi ini merupakan metode pengobatan kanker yang dapat dibilang paling efektif dan sudah membantu hingga jutaan nyawa dari seluruh dunia. Namun ternyata di balik manfaatnya tersebut, kemoterapi juga memiliki efek samping yang tidak diinginkan. Anda perlu mengetahui itu juga, jadi tidak mengetahui manfaatnya saja.

Metode kemoterapi menggunakan obat-obatan. Obat-obatan yang dipakai tersebut, tidak dapat membedakan antara sel kanker yang berbahaya dan tumbuh cepat, dengan sel tubuh yang normal, di mana sel ini juga tumbuh dengan cepat. Contohnya yakni sel-sel kulit, sel-sel darah, serta sel-sel di dalam lambung.

Dari sini mungkin Anda sudah mendapatkan gambaran. Bahwa obat kemoterapi ini secara tidak langsung mempunyai efek beracun pada sel-sel tubuh yang sehat, karena itu dapat mengakibatkan efek samping atau masalah seperti di bawah ini:

  • Rambut rontok
  • Menjadi sakit
  • Merasa sakit
  • Merasa lemah dan lelah

Mungkin pada beberapa pasien hanya mengalami efek samping minimal, namun rata-rata pasien yang melakukan kemoterapi merasakan efek samping begitu menyiksa. Namun dokter juga umumnya memberikan pengobatan dalam mengatasi efek samping yang disebabkan oleh kemoterapi tersebut.

Nah setelah anda mengetahui efek samping dan biaya untuk satukali kemoterapi dapat menghabiskan biaya 1 sampai 3 juta rupiah, apakah anda masih mempunyai keinginan untuk kemoterapi?? kami rasa kalau untuk orang berada sih mungkin tidak masalah akan tetapi kami khawatir sama orang – orang yang keadaannya serba  berkecukpan. Maka dari itu kami disini akan merekomendasikan kepada anda agar menggunakan pengobatan secara tradisional yaitu dengan mengkonsumsi obat herbal alami yang paling ampuh, manjur dan mujarab dalam mengobati berbagai macam jenis penyakit sampai keakarnya termasuk leukimia ini.

Ace Maxs merupakan salah satu suplemen kesehatan yang banyak digunakan oleh banyak masyarakat diseluruh indonesia. Harga Ace maxs pun relatif murah yaitu Rp. 240.000,- / botol, akan tetapi pengobatan dengan ace maxs ini tergantung dengan penyakit yang anda alami, baik penyakit ringan maupun berat dapat menghabiskan beberapa botol ace maxs dan tidak akan mengeluarkan biaya hingga puluhan juta.

Untuk Informasi Lebih Lanjut Silahkan KLIK >> OBAT LEUKIMIA

Mungkin itulah artikel mengenai Biaya Kemoterapi Penyakit Kanker Darah Leukimia yang bisa kami sampaikan kepada anda. Semoga apa yang telah kami sampaikan dapat bermanfaat dan bisa membantu anda dalam mengobati penyakit yang sedang anda derita saat ini. Salam sehat selalu dari Toko Zahara Herbal.

Baca Juga:

Apakah Penyakit Leukimia Menyebabkan Rambut Rontok?

Apakah Leukemia Penyakit Turunan?

Penyembuhan Penyakit Leukimia Stadium Awal

Posted by: Ai Nuraisyah – Kesehatan – Senin, 28 Agustus 2017 15:03:20

 

 

Apakah Penyakit Leukimia Menyebabkan Rambut Rontok?

Apakah Penyakit Leukimia Menyebabkan Rambut Rontok?

Selamat datang kembali di Website Obat Leukimia yang pada kesempatan kali ini kami akan menjelaskan mengenai kerontokan pada rambut dan Apakah Benar Penyakit Leukimia Menyebabkan Rambut Rontok?. Maka dari itu, simak terus artikel ini karena kami akan menjelaskan lebih detail apa yang terjadi pada penderita leukimia sehingga mengalami kerontokan pada rambut.

Apakah Penyakit Leukimia Menyebabkan Rambut Rontok?

Leukimia biasa disebut juga dengan penyakit kanker darah, yaitu penyakit yang disebabkan oleh pertumbuhan sel-sel tidak perlu dalam pembentukan darah di sumsum tulang belakang dan jaringan limfoid. Leukimia biasanya terjadi pada sel darah putih yang mengakibatkan sel darah putih menjadi lebih banyak dari sel darah merah.

Pada kondisi normal sel-sel darah putih akan berkembang secara teratur disaat tubuh membutuhkannya untuk memberantas infeksi yang muncul. Namun lain halnya dengan pengidap kanker darah. Sumsum tulang akan memproduksi sel-sel darah putih yang abnormal sehingga tidak dapat berfungsi dengan baik dan secara berlebihan. Jumlah sel darah putih yang berlebihan akan mengakibatkan penumpukan dalam sumsum tulang sehingga sel-sel darah yang sehat akan berkurang.

Gejala Penyakit Leukimia

Pada dasarnya gejala yang dialami penderita kanker darah sangat beragam, tergantung pada jenis kanker darah yang diidap oleh si penderita itu sendiri. Tiap penderita biasanya mengalami indikasi yang berbeda-beda, tergantung kepada jenis kanker darah yang diidap. Indikasi-indikasi kanker ini juga cenderung sulit dikenali karena cenderung mirip dengan kondisi lain seperti flu.

Namun untuk mewaspadai nya. Berikut gejala umum yang sering terjadi pada kanker darah:

  • Mual dan muntah-muntah
  • Berat badan menurun secara drastis
  • Terjadi infeksi yang sangat parah
  • Muncul bintik-bintik merah pada kulit
  • Sakit kepala, demam dan menggigil
  • Mengalami lemas dan kelelahan yang berkepanjangan
  • Keluar keringat yang berlebihan terutama pada malam hari
  • Mudah mengalami pendarahan (pada hidung atau mimisan) dan memar
  • Nyeri pada tulang atau sendi dan terjadi pembengkakan pada limfa noda, hati atau limfa

Penyebab Penyakit Leukimia

Dengan mengetahui penyebab utama sebuah penyakit, maka upaya pencegahan dan pengobatan akan lebih mudah untuk dilakukan. Namun sayangnya sampai hari ini penyebab utama kanker darah atau Leukemia masih belum diketahui secara pasti. Meskipun begitu terdapat beberapa faktor yang dianggap dapat meningkatkan resiko terjadinya kanker darah atau Leukemia secara umum.

Berikut ini adalah metode pengobatan yang umumnya dianjurkan untuk menangani kanker darah, antara lain:

  • Melakukan kemoterapi
  • Melakukan terapi radiasi
  • Melakukan tranfusi darah
  • Transplantasi bone marrow (sumsum tulang)
  • Pemberian obat

Pengobatan yang sering dilakukan oleh ahli kedokteran biasanya seperti kemoterapi, obat-obatan tablet dan suntik untuk menormalkan produksi sel darah putih di dalam sumsum tulang.

Namun Apakah Penyakit Leukimia Menyebabkan Rambut Rontok?

Sebenarnya bukan penyakit kanker / leukimia  yang menyebabkan rambut rontok. Namun jenis pengobatannya, salah satunya adalah terapi radiasi dan kemoterapi yang bisa menyebabkan rambut rontok. Maka dari itu, Untuk memahami mengapa kemoterapi (chemotherapy) menyebabkan rambut rontok, terlebih dahulu anda harus mengetahui bagaimana cara kerja kemoterapi.

Kemoterapi adalah pengobatan kanker yang umum digunakan untuk memodifikasi sel-sel kanker sehingga tidak lagi tumbuh tak terkendali. Sayangnya, saat melakukan kemoterapi tidak hanya sel kanker yang dibunuh, melainkan juga sel-sel normal yang sehat.

Karena kemoterapi dapat membahayakan sel-sel kanker sekaligus sel-sel tubuh yang sehat, maka pemberiannya harus dilakukan dengan jeda.  Hal ini akan memberikan waktu bagi sel tubuh untuk memulihkan diri.

Pertumbuhan Sel

Target operasi kemoterapi adalah setiap sel dalam tubuh yang tumbuh dan membelah diri dengan cepat. Sel yang tumbuh dengan cepat tak terkendali merupakan ciri-ciri sel kanker. Sel kanker membelah dengan cepat melampaui kecepatan sel-sel tubuh normal.

Pada masa pertumbuhan, sel-sel terus membelah sehingga tubuh menjadi tumbuh dan berkembang. Setelah masa dewasa, sebagian besar aktivitas pembelahan sel akan menurun. Namun, beberapa sel tubuh, seperti sel rambut  terus tumbuh dan membelah dengan laju yang cepat untuk mengiringi kematian atau kerontokan rambut. Secara tidak sengaja, reaksi kemoterapi lantas memengaruhi sel rambut dan membuatnya menjadi rontok.

Matriks Rambut

Pertumbuhan rambut dimulai di daerah folikel rambut yang disebut matriks rambut. Di daerah ini, sel-sel epitel secara konstan membelah untuk memproduksi rambut. Sel-sel epitel adalah salah satu jenis sel yang tumbuh paling cepat. Ketika memasuki sistem tubuh, obat kemoterapi tidak bisa membedakan antara sel kanker dan sel tubuh yang sehat.

Satu-satunya indikator bagi kemoterapi adalah seberapa cepat sel membelah. Karena itu, obat kemoterapi tidak hanya menyerang sel kanker, tetapi juga menyerang sel-sel epitel rambut. Kondisi inilah yang lantas memicu kerontokan rambut pada orang-orang yang melakukan kemoterapi.

Pemulihan

Tidak seperti sel-sel kanker, sel-sel epitel rambut umumnya dapat memulihkan diri setelah kemoterapi selesai dilakukan. Waktu yang dibutuhkan bagi rambut agar kembali tumbuh normal berkisar antara 4 hingga 6 minggu setelah seri terakhir kemoterapi. Rambut mungkin tidak akan langsung tumbuh dengan sempurna untuk beberapa bulan awal, namun setelah melalui masa tersebut umumnya kondisi rambut akan kembali seperti sediakala.

Itulah jawaban atas pertanyaan diatas, ternyata yang mengakibatkan kerontokan rambut pada penderita leukimia adalah cara pengobatan nya yaitu kemoterapi. Akan tetapi, selain dengan kemoterapi  anda tidak usah khawatir karena kami juga disini akan merekomendasikan kepada anda untuk mengambil langkah pengobatan secara tradisional.

Pengobatan secara tradisional yang dimaksud adalah dengan mengkonsumsi obat herbal alami yang paling ampuh, manjur dan mujarab bahkan dapat mengatasi, mengobati dan menyembuhkan penyakit leukimia sampai keakarnya sehingga anda sembuh seperti sediakala. Nah obat herbal leukimia tersebut adalah Ace Maxs, Ace Maxs merupakan suplemen yang mempunyai khasiat luar biasa dapat mengobati berbagai macam jenis kanker sampai tuntas. Mengapa begitu? Karena Ace Maxs ini dibuat dari bahan alami 100% di ambil dari alam yaitu ekstrak kulit manggis dan daun sirsak yang di olah secara modern dan higenis tanpa campuran bahan kimia yang berbahaya sehingga menghasilkan produksi yang berkualitas tinggi.

Untuk Informasi Lebih Lanjut Silahkan KLIK >> OBAT LEUKIMIA

Mungkin itulah yang bisa kami sampaikan mengenai Apakah Penyakit Leukimia Menyebabkan Rambut Rontok?, semoga apa yang telah kami sampaikan bisa bermanfaat dan dapat membantu anda dalam mengobati penyakit yang sedang anda derita saat ini. Salam sehat selalu dari Toko Zahra Herbal.

Baca Juga:

Apakah Leukemia Penyakit Turunan?

Penyembuhan Penyakit Leukimia Stadium Awal

Ini Dia Gejala Leukimia Yang Harus Anda Waspadai!

Posted by : Ai Nuraisyah – Kesehatan – Sabtu, 26 Agustus 2017

 

Apakah Leukemia Penyakit Turunan?

Apa Mungkin Leukimia Penyakit Turunan?

Selamat datang kembali di website obatleukimia.web.id yang terpercaya dan terbaik, anda disini akan mendapatkan berbagai informasi mengenai kesehatan terutama penyakit leukimia. Nah untuk kesempatan kali ini kami akan berbagai informasi mengenai “Apakah Leukemia Penyakit Turunan?”. Simak terus artikel ini, Terimakasaih 🙂

Apakah Leukemia Penyakit Turunan?

Sebagai informasi, leukemia atau juga disebut sebagai kanker sel darah putih merupakan kondisi keganasan dimana jumlah sel darah putih bertambah semakin banyak daripada jumlah sel darah merah. Banyak faktor yang diduga berpengaruh dalam perkembangan leukemia, seperti radiasi, bahan kimia, infeksi virus tertentu, hingga faktor genetik.

Leukimia dibagi ke dalam 4 subtipe yaitu :

  1. leukemia mielositik kronik
  2. leukimia mielositik akut
  3. leukemia limfositik kronik
  4. leukimia limfositik akut

Sekitar 80% leukimia pada anak-anak adalah jenis Leukimia Limfositik Akut, sedangkan jenis mielositik hanya terjadi sekitar 15 – 20% saja pada anak. Pengobatan yang diberikan bergantung pada subtipe yang didapatkan. Terapi utama pada penderita leukimia adalah kemoterapi. Lebih dari 90% penderita dapat dikendalikan penyakitnya setelah kemoterapi awal.

Untuk makanan pada penderita kanker umumnya sebaiknya menghindari makanan yang kurang nilai gizinya seperti makanan siap saji, makanan atau minuman dalam kaleng karena takut mengandung pewarna atau pengawet. Sebaiknya memang pada pasien dengan kanker, konsumsilah makanan yang sehat perbanyak di sayur dan buah yang segar.

Faktor Resiko Dan Penyebab Utama Leukimia

Dengan mengetahui penyebab utama sebuah penyakit, maka upaya pencegahan dan pengobatan akan lebih mudah untuk dilakukan. Namun sayang, sampai hari ini penyebab utama kanker darah atau leukemia masih belum diketahui secara pasti. Meskipun begitu, terdapat beberapa faktor yang dianggap dapat meningkatkan resiko terjadinya kanker darah atau leukemia secara umum. Berikut ini adalah beberapa faktor pemicu kanker darah atau leukemia secara umum yang perlu anda ketahui.

  • Faktor Keturunan

Salah satu faktor pemicu kanker darah atau leukemia adalah faktor genetika atau keturunan. Jika dalam sebuah keluarga terdapat riwayat kanker darah atau leukemia, maka anggota keluarga lainnya memiliki resiko yang tinggi terserang penyakit ini.

  • Kelainan Genetik

Seseorang yang mengalami kondisi kelainan genetik memiliki resiko lebih tinggi terserang penyakit kanker darah atau leukemia dibandingkan dengan orang normal. Contoh kelainan genetik tersebut adalah down syndrome. Kelainan genetik down syndrome adalah gangguan genetika yang menyebabkan perbedaan kemampuan belajar dan ciri-ciri fisik tertentu.

  • Pernah Menjalani Pengobatan Kanker

Seperti kita ketahui bahwa metode pengobatan kanker secara medis yang menggunakan obat-obatan keras seperti kemoterapi dan radioterapi dapat menimbulkan efek samping. Terdapat dugaan bahwa kemoterapi atau radioterapi tertentu dapat memicu kanker darah atau leukemia. Namun untuk memastikan hal ini, masih perlu dilakukan penelitian lebih jauh dan mendalam.

  • Kelainan Darah

Terjadinya kelainan darah seperti myelodysplastic syndrome dapat meningkatkan resiko terjadinya kanker darah atau leukemia. Sindrom myelodisplastik (myelodysplastic syndrome) adalah kelainan darah langka dan berpotensi fatal yang terjadi karena produksi abnormal sel-sel darah di sumsum tulang. Sel darah yang dihasilkan menjadi mati dan abnormal begitu mereka memasuki aliran darah, sehingga tidak dapat menjalankan fungsi normal dan penting seperti mengangkut oksigen melalui tubuh (sel darah merah) dan melawan infeksi (sel darah putih).

  • Pajanan Radiasi Tinggi Dan Zat Kimia

Seseorang yang pernah mengalami pajanan radiasi tinggi seperti radiasi nuklir, dan juga beberapa jenis zat dan senyawa kimia berbahaya memiliki tingkat resiko yang tinggi terserang penyakit kanker darah atau leukemia.

  • Kebiasaan Merokok

Sudah bukan rahasia umum jika kebiasaan merokok dapat menyebabkan berbagai jenis penyakit berbahaya. Salah satu jenis penyakit yang bisa terjadi karena kebiasaan merokok adalah penyakit kanker, termasuk kanker paru-paru dan juga kanker darah atau leukemia.

Dan Apakah Leukimia Itu Penyakit Turunan?

Sebagian besar penyebab kanker adalah genetik (diturunkan) hanya manifestasi klinis nya tidak selalu sama. Anak dari penderita leukemia memiliki risiko besar terkena kanker juga namun tidak selalu harus leukemia, bisa dalam bentuk jenis kanker yang lainnya. Namun yang perlu diingat bahwa kanker juga bisa dicegah dengan menerapkan pola hidup sehat dan menghindari hal-hal yang memicu kanker.

Penyakit leukimia bisa saja menurun karena penyebab utama dari penyakit leukimia adalah faktor genetik akan tetapi tidak selalu sama menderita leukimia bisa saja terkena kanker jenis lainnya. Maka dari itu anda jangan pernah hiraukan anak anda jika memang mempunyai keturunan menderita leukimia. Namun anda tak usah khawatir karena sekarang telah banyak pengobatan yang dapat di lakukan selain dengan medis.

Anda bisa saja melakukan pengobatan secara tradisional dengan menggunakan obat herbal alami yang dapat mengatasi, mencegah dan mengobati penyakit leukimia sampai sembuh total sehingga anda sehat seperti sediakala.

Rekomendasi Dari Kami Untuk Mengobati Leukimia

Solusi yang paling tepat dan efektif untuk mengobati leukimia adalah dengan mengkonsumsi obat herbal alami Ace Maxs. Ace Maxs adalah obat herbal alami yang dapat mengobati berbagai macam jenis penyakit terutama leukimia. Ace maxs ini dibuat dari bahan alami 100% asli dari alam yang diolah secara modern tanpa campuran bahan kimia yang berbahaya.

Jadi anda tak usah ragu lagi, karena Ace Maxs sudah terbukti berkualitas tinggi dan berkhasiat luar biasa dalam mengatasi, mengobati dan menyembuhkan berbagai macam jenis penyakit. Untuk itu segeralah gunakan ace maxs karena ini merupakan jembatan menuju kesembuhan anda.

Informasi lebih lanjut silahkan KLIK >> OBAT LEUKIMIA

Mungkin itulah artikel mengenai Apakah Leukemia Penyakit Turunan? Yang bisa kami sampaikan. Semoga apa yang telah kami sampaikan bisa bermanfaat dab juga dapat membantu anda dalam mengobati penyakit yang sedang anda derita. Yakinlah bahwa penyakit yang anda derita bisa terobati dan mendapatkan kesembuhan. Salam sehat dari Toko Zahra Herbal dan Terimakasih telah berkenan untuk membacanya. 🙂

Baca Juga :

Penyembuhan Penyakit Leukimia Stadium Awal

Ini Dia Gejala Leukimia Yang Harus Anda Waspadai!

Cara Mengobati Leukimia Secara Medis

Obat Herbal Miom

Posted by : Ai Nuraisyah – Kesehatan – Jum’at, 25 Agustus 2017 8:45:20

Penyembuhan Penyakit Leukimia Stadium Awal

Penyembuhan Penyakit Leukimia Stadium Awal

Selamat datang kembali di website obatleukimia.web.id dan salam sehat selalu kami ucapkan untuk anda semua. Nah mungkin untuk kesempatan kali ini kami akan membahas bagaimana penyembuhan penyakit  leukimia.

Penyembuhan Penyakit Leukimia Stadium Awal

Dan inilah Penyembuhan Penyakit Leukimia Stadium Awal yang bisa anda pilih dan lakukan selain dengan kemoterapi yaitu dengan melakukan pengobatan secara tradisional menggunakan obat herbal leukimia terbaik dari PT. H20 International.

Waspadai Gejala Awal Kanker Darah / Leukimia

Kanker darah atau leukemia adalah kanker yang menyerang sel-sel darah putih. Sel darah putih merupakan sel darah yang berfungsi melindungi tubuh terhadap benda asing atau penyakit. Sel darah putih ini dihasilkan oleh sumsum tulang belakang.

Meskipun ciri-ciri penyakit leukimia tidak dapat segera dikenali karena tidak memiliki ciri-ciri yang jelas, namun sebaiknya masyarakat tetap berusaha mengenal tentang penyakit ini.

Pengetahuan tentang penyakit-penyakit keras sebenarnya sangat bermanfaat jika diketahui oleh masyarakat awam. Pasalnya penyakit bukanlah suatu hal yang bisa di prediksikan datangnya. Bahkan orang yang di hari sebelumnya terlihat sehat pun bisa langsung jatuh sakit di hari selanjutnya dan akan memburuk dengan cepat.

Tak terkecuali untuk penyakit leukimia, penyakit yang termasuk jarang ditemui di masyarakat ini dapat memburuk dengan cepat, dalam hitungan hari atau minggu, kecuali tipe kronis yang perkembangannya lambat.

Meskipun penyebab penyakit leukimia belum pasti diketahui akan tetapi anda harus mewaspadai gejala – gejala yang kerap terjadi ketika terserang leukimia.

Seperti yang tadi ditulis di awal, leukimia tidak memiliki gejala yang jelas, tidak ada satu gejala yang khas merupakan gejala leukimia. Namun demikian leukimia memiliki banyak gejala yang dapat membantu mendeteksi penyakit ini, tetapi karena gejalanya mirip penyakit biasa, maka sebaiknya harus selalu waspada supaya tidak kecolongan.

Ciri-ciri penyakit leukimia pada stadium awal yang mudah dikenali adalah saat penderita terluka dan lukanya berdarah. Jika yang terluka adalah orang normal, darah yang keluar dari tubuh akan segera menggumpal dan aliran darah yang keluar pun akan segera berhenti.

Akan tetapi jika yang terluka dan berdarah adalah penderita leukimia atau kanker darah, aliran darah akan sangat sulit dihentikan. Gejala tersebut membuat penderita akan mengalami kekurangan sel darah merah atau anemia. Dan jika dilihat, darah yang dikeluarkan pun tidak berwarna merah pekat, melainkan berwarna merah muda.

Penderita leukimia saat masih dalam stadium awal biasanya akan sering mengalami mimisan atau pendarahan dari hidung. Penyebab mimisan nya pun berbeda dengan yang dialami oleh orang normal yang tidak sakit leukimia. Pada umumnya mimisan bisa diakibatkan karena suhu badan yang sangat tinggi. Waktu terjadinya pun biasanya hanya singkat dan darahnya akan segera berhenti keluar.

Akan tetapi pada penderita leukimia, mimisan akan sering terjadi dan tidak cepat berhenti, selain itu peristiwa mimisan ini akan disertai dengan rasa pusing yang sangat luar biasa. Nah, jika ternyata selama ini Anda sering mimisan yang dibarengi dengan rasa pusing yang luar biasa, waspadai ciri-ciri penyakit leukimia tersebut dan segera periksakan kesehatan Anda ke dokter.

Nah jika anda mengalami gejala atau ciri – ciri penyakit leukimia sperti diatas mungkin dokter akan menyarankan pengobatan secara medis yaitu seperti berikut ini.

Pengobatan Leukimia Stadium Awal

Terdapat berbagai jenis pengobatan untuk membantu mengobati penyakit kanker darah. Berikut beberapa metode pengobatan yang umumnya dianjurkan untuk penderita penyakit kanker darah :

  • Kemoterapi untuk membunuh sel-sel kanker.
  • Radioterapi untuk menghancurkan dan menghambat pertumbuhan sel-sel kanker.
  • Terapi terfokus untuk menyerang bagian-bagian rentan dalam sel-sel kanker.
  • Terapi biologis untuk membantu sistem kekebalan tubuh mengenali dan menyerang sel-sel kanker.
  • Transplantasi sel induk atau stem cell untuk penggantian sumsum tulang yang sudah rusak dengan yang sehat. Sel-sel induk yang digunakan bisa berasal dari tubuh Anda sendiri atau tubuh orang lain sebagai pendonor. Kemoterapi atau radioterapi biasanya akan dilakukan sebagai langkah persiapan sebelum menjalani prosedur transplantasi ini.

Biaya Kemoterapi Untuk Pasien Kanker

Dilansir dari situs mediskus.com Seberapa besar kemoterapi akan sangat tergantung pada jenis kanker, jenis obat, penyedia pelayanan kesahatan. Sebagai gambaran, dalam satu sesi kemoterapi ada yang berbiaya Rp. 3 juta, tetapi ada juga yang diatas Rp. 10 juta per sesi bahkan puluhan juta rupiah per sesi.

Itulah pengobatan leukimia stadium awal yang mungkin harus anda lakukan dan pengobatan seperti diatas dapat mengeluarkan biaya yang sangat mahal. Akan tetapi anda tak usah cemas karena kami disini akan merekomendasikan obat herbal alami yang dapat mengobati penaykit leukimia sampai sembuh total.

Rekomendasi Dari Kami Untuk Mengobati Leukimia

Solusi yang paling tepat untuk mengobati leukimia adalah dengan mengambil pengobatan alternatif yaitu dengan mengkonsumsi obat herbal Ace Maxs. Ace maxs paling ampuh, manjur dan mujarab dalam mengobati berbagai macam jenis penyakit terutama untuk leukimia. Harga Ace maxs pun cukup murah dan pastinya terjangkau oleh anda yaitu Rp. 240.000,- / btl, jadi anda tak perlu mengeluarkan banyak biaya.

Akan tetapi kesembuhan setiap orang pasti berbeda – beda tinggal kitanya yang harus sabar dan terus berikhtiar, berdo’a untuk mendapatkan kesehatan seutuhnya. Yakinlah bahwa setiap masalah pasti ada jalan keluarnya dan pengobatan secara alami ini merupakan jembatan untuk menuju kesehatan anda.

Informasi Lebih Lanjut Silahkan KLIK >> OBAT LEUKIMIA

Mungkin itulah artikel mengenai Penyembuhan Penyakit Leukimia Stadium Awal yang bisa kami sampaikan semoga apa yang telah kami sampaikan bermanfaat dan dapat membantu anda dalam mengobati penyakit yang sedang anda derita saat ini. Karena kesehatan merupakan modal utama dalam mengarungi kehidupan. Salam Sehat Dari Toko Zahra Herbal.

Baca Juga :

Ini Dia Gejala Leukimia Yang Harus Anda Waspadai!

Cara Mengobati Leukimia Secara Medis

Kumpulan Obat Tradisional Penyakit Leukimia

Posted by : Ai Nuraisyah – Kesehatan – Kamis, 24 Agustus 2017 09:25:20

Ini Dia Gejala Leukimia Yang Harus Anda Waspadai!

Ini Dia Gejala Leukimia Yang Harus Anda Waspadai!

Selamat datang dan selamat berkunjung kembali di agen resmi Obar Lueukimia yang terpercaya dan selalu berbagi informasi mengenai kesehatan terutama leukimia. Untuk kesempatan kali ini kami akan membahas artikel mengenai “Ini Dia Gejala Leukimia Yang Harus Anda Waspadai!” Selamat membaca !!

Ini Dia Gejala Leukimia Yang Harus Anda Waspadai!

Penyakit Miom adalah pertumbuhan tumor jinak yang berasal dari sel otot rahum yang mulai tumbuh secara abnormal, pertumbuhannya didalam rahim. Miom dikenal dengan nama mioma atau leiomioma dan penyakit ini tidak bersifat kanker ganas.

Miom hampir dialami setiap wanita setidaknya tercatat Sekitar 75 persen wanita pernah memiliki miom. Kondisi miom terkadang jarang diketahui karena tidak muncul gejala-gejala yang serius. Walaupun begitu tetap saja ada gejala yang ditimbulkan karena penyakit wanita ini.

Gejala Umum Yang Sering Terjadi Pada Penderita Leukimia

Gejala kanker darah sering muncul meyerupai flu biasa itulah mengapa kanker darah sulit dideteksi.  Oleh sebab itu kita patut waspada jika gejala yang dirasakan tidak kunjung membaik. Meski gejala kanker darah pada setiap orang berbeda-beda namun ada gejala umum yang sering muncul seperti:

Demam

Gejala kanker darah yang pertama adalah demam. Hal ini disebabkan karena tubuh yang tidak lagi dapat melawan infeksi virus membuat tubuh rentan terhadap berbagai penyakit salah satunya demam tinggi.

Pusing

Selain badan akan terasa demam anda juga akan mengalami pusing kepala. Tentunya hal ini juga umum terjadi pada penderita flu biasa. Untuk itu dibutuhkan kejelian untuk membedakan penyakit kanker darah dengan indikasi penyakit lain. Pusing pada penderita kanker darah akan diikuti dengan gejala lainnya yang akan dibahas di bawah ini.

Lemas

Ketika tubuh merasakan lemas yang berkepanjangan tanpa penyebab yang jelas  maka anda patut waspada sebab hal tersebut dapat mengindikasikan tubuh anda terserang kanker darah. Tubuh yang lemas akan membuat aktivitas anda menjadi terganggu karena tubuh anda sudah tidak mampu lagi melakukan kegiatan fisik seperti yang biasa anda lakukan.

Menggigil

Gejala kanker darah juga bisa ditunjukkan dengan tubuh yang menggigil meski suhu lingkungan atau suhu ruangan normal. Bahkan meski memakai selimut tebal tubuh akan tetap menggigil kedinginan.

Mual Dan Muntah

Mual dan muntah juga akan sering dialami penderita kanker darah. Gejala yang satu ini memang umum di alami semua jenis kanker. mual dan muntah akan lebih sering terjadi ketika stadium kanker semakin tinggi.

Berkeringat

Penderita kanker darah akan sering berkeringat meski keadaan sekitar atau lingkungan tidak sedang panas atau gerah. Keringat akan semakin banyak pada malam hari. Biasanya keringat yang dikeluarkan berupa keringat dingin.

Nafsu Makan Menghilang

Para penderita kanker pada umumnya akan kehilangan nafsu makan, begitu juga dengan kanker darah akan membuat penderitanya kehilangan nafsu makan. Ketika tubuh merasakan ada yang sakit memang respon utama yang ditunjukkan tubuh adalah kehilangan nafsu makan.

Berat Badan Menurun

Berkurangnya nafsu makan tentunya akan membuat berat badan juga semakin menurun. Menurunnya berat badan juga menjadi salah satu gejala kanker darah.

Nyeri Sendi

Jangan sepelekan nyeri sendi yang sering anda rasakan, apa lagi jika nyeri sendi tersebut tidak kunjung membaik tapi justru semakin hari semakin parah. Nyeri sendi yang anda rasakan bisa saja merupakan salah satu gejala kanker darah yang sering terjadi. Nyeri sendi bisa terjadi secara tiba-tiba meski tanpa penyebab yang jelas.

Muncul Infeksi Parah

Karena sel darah putih yang sudah tidak dapat berfungsi dengan baik akan membuat penderita kanker darah sering mengalami infeksi parah berkepanjangan. Gejala kanker darah yang satu ini akan semakin sering dirasakan seiring dengan semakin parahnya penyakit kanker ini.

Mudah Mengalami Mimisan

Penderita kanker darah juga menunjukkan gejala sering mengalami pendarahan khususnya mimisan. Selain itu pasien kanker darah akan sering muncul memar pada tubuhnya. Hal ini disebabkan karena darah yang sudah mengalami kelainan akibat serangan kanker tersebut.

Muncul Bintik-Bintik Merah Pada Kulit

Selain berbagai gejala yang ditunjukkan di atas, penderita kanker darah akan mengalami kelainan pada kulit yakni akan bermunculan bintik-bintik merah pada kulit. Bintik-bintik tersebut berupa darah yang berada di bawah kulit.

Pembengkakan Pada Nodus- Nodus Getah Bening

Gejala kanker darah selanjutnya adalah terjadinya pembengkakkan pada nodus-nodus getah beinig. Pembengkakan ini terutama terjadi pada pada bagian leher dan juga pada bagian ketiak. Hal ini karena bagian- bagian itulah yang mempunyai banyak kelenjar getah bening.

Pembengkakan Dan Juga Rasa Yang Tidak Nyaman Pada Bagian Perut

Gejala kanker darah yang terakhir adalah terjadinya pembengkakkan pada perut sehingga akan mengakibatkan rasa yang tidak nyaman akibat pembesaran limpa. Ya, kanker darah merupakan satu penyakit yang dapat menyebabkan terjadinya pembengkakan pada limpa. Limpa merupakan satu organ dalam tubuh manusia yang mempunyai kegunaan tertentu. Dan limpa ini merupakan satu organ yang penting untuk manusia.

Cara Mengobati Kanker Darah

Jika hasil dari serangkaian tes telah positif menyatakan anda menderita kanker darah maka pengobatan harus segera dilakukan untuk memperkecil resiko kegagalan. Pengobatan pada tiap pasien berbeda-beda tergantung dari kondisi kesehatan, usia, jenis kanker yang diderita, serta stadium dari kanker tersebut.

Berikut pengobatan yang bisa dilakukan pada pasien kanker darah meliputi :

  • Kemoterapi : kemoterapi dilakukan pada pasien kanker darah dengan memberikan obat-obat tertentu dengan tujuan membunuh sel-sel kanker darah
  • Radioterapi : radioterapi biasa dilakukan pada pasien yang sedang bersiap melakukan transplantasi. Radioterapi bertuan untuk menghancurkan dan menghambat pertumbuhan sel-sel kanker menggunakan sinar X pada area tertentu yang terserang kanker.
  • Transplantasi sel induk atau stem cell : pecangkokkan sumsum tulang menjadi solusi pengobatan yang tepat bagi penderita kanker darah. Sumsum pendonor haruslah cocok dengan sumsum pasien tentunya. Sebelum melakukan transplantasi maka diperlukan kemoterapi dan radioterapi sebagai persiapan untuk memperkecil resiko kegagalan.
  • Terapi fokus : terapi ini dilakukan untuk menyerang bagian-bagian rentan dalam sel kanker
  • Terapi biologis : terapi ini bertujuan untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan membantu mengenali serta menyerang sel-sel kanker
  • Penantian dan pengawasan : pengobatan ini dianjurkan bagi penderita leukimia limfatik kronis dimana perkembangan penyakit akan di awasi secara seksama.

Demikianlah beberapa gejala kanker darah yang dapat kami sampaikan. Semoga artikel kali ini dapat meningkatkan kewaspadaan kita akan perubahan yang terjadi pada tubuh kita. Jika terjadi hal-hal yang tidak biasa maka pengobatan harus segera dilakukan agar tidak berakibat fatal.

Rekomendasi Untuk Mengobati Leukimia

Solusi yang paling tepat untuk anda penderita leukimia adalah dengan melakukan pengobatan secara alternatif menggunakan obat herbal alami yang paling ampuh, manjur dan mujarab dalam mengatasi, mengobati dan menyembuhkan penyakit sampai keakarnya yaitu Ace Maxs. Ace Maxs ini merupakan suplemen makanan kesehatan untuk mengobati berbagai macam jenis penyakit yang diolah secara modern tanpa campuran bahan kimia yang berbahaya sehingga menghasilkan produk ace maxs yang memiliki khasiat luar biasa untuk mengobati jenis penyakit leukimia ini. Untuk informasi lebih lanjut mengenai khasiat dan kandungan Ace Maxs Baca Obat Leukimia Ampuh

Pada dasarnya kesembuhan datangnya dari Tuhan Yang Maha Esa, akan tetapi tidak ada salahnya jika kita melakukan pengobatan secara alami yang sudah terbukti ampuh dalam mengobati penyakit tumor / kanker dan termasuk leukimia ini bahkan obat herbal ini aman untuk di konsumsi karena dapat membantu memelihara kesehatan organ tubuh lainnya dan tidak menimbulkan efek samping yang berbahaya. Memang kami akui tidak ada yang sempurna dan juga tidak ada produk dewa yang dapat menyembuhkan penyakit melainkan atas kekuasaan Tuhan yang berkehendak atas semua yang terejadi dimuka bummi ini.

Tunggu Apalagi Pesan Ace Maxs Sekarang Juga !!

Mungkin itulah artikel mengenai “Ini Dia Gejala Leukimia Yang Harus Anda Waspadai!” yang bisa kami sampaikan semoga bermanfaat dan dapat membantu anda dalam mengobati dan mencegah penyakit leukimia. Tidak ada kata lain dan tidak ada perbuatan yang bisa kita lakukan selain mencegah, mencegah dan beriktiar tetap berusaha berdo’a memohon kesembuhan pada yang maha kuasa. Salam sehat dari kami Toko Zahra Herbal.

Baca Juga:

Cara Mengobati Leukimia Secara Medis

Kumpulan Obat Tradisional Penyakit Leukimia

Kenali Gejala Leukemia Pada Anak

Posted by : Ai Nuraisyah – Kesehatan – Rabu, 23 Agustus 2017 16:25:20

Cara Mengobati Leukimia Secara Medis

Cara Mengobati Penyakit Leukimia Secara Medis

Selamat datang kembali di website resmi Obat Leukimia yang selalu siap untuk memberikan informasi tentang kesehatan dan kami juga disini menyediakan obat herbal alami untuk mengobati berbagai jenis penyakit. Dalam kesempatan kali ini kami akan memberikan informasi mengenai Cara Mengobati Leukimia Secara Medis yang mungkin belum anda ketahui. Selamat membaca .. 🙂

Cara Mengobati Leukimia Secara Medis

Leukemia adalah penyakit kanker darah yang merupakan penyakit dalam klasifikasi kanker (neoplasma) pada darah atau sumsum tulang yang ditandai oleh perbanyakan secara tak normal atau transformasi maligna dari sel-sel pembentuk darah di sumsum tulang dan jaringan limfoid, umumnya terjadi pada sel darah putih (leukosit).

Sel-sel normal di dalam sumsum tulang digantikan oleh sel tak normal atau abnormal. Sel abnormal ini keluar dari sumsum dan dapat ditemukan di dalam darah perifer atau darah tepi. Sel leukemia mempengaruhi hematopoiesis atau proses pembentukan sel darah normal dan imunitas tubuh penderita.

Arti Kata leukemia adalah darah putih. Penyakit ini disebut leukimia karena pada penderita ditemukan banyak sel darah putih sebelum diberi terapi. Sel darah putih yang tampak banyak merupakan sel yang muda, misalnya promielosit. Jumlah sel darah putih yang semakin meninggi ini dapat mengganggu fungsi normal dari sel lainnya.

Sistem pengobatan kanker darah tergantung pada beberapa faktor. Yaitu jenis leukemia, stadium, serta faktor lainnya, seperti usia pasien dan kondisi kesehatan secara keseluruhan. Jenis pengobatan kanker darah secara medis dilakukan oleh dokter mempertimbangkan ciri ciri kanker darah yang dialami oleh penderita untuk menentukan stadium kanker darah tersebut. Mengetahui gejala kanker darah sangat penting karena pengobatan disesuaikan dengan stadium yang diderita oleh penderita kanker tersebut.

Pengobatan Penyakit Leukimia Secara Medis

Kemoterapi

pengobatan kanker darahPengobatan jenis ini digunakan untuk membunuh sel-sel kanker dengan  menggunakan obat-obatan anti kanker dengan dosis tinggi. Cara ini biasanya dilakukan ketika kanker pada stadium lanjut / akut. Dengan melakukan kemoterapi diharapkan dapat memperlambat kemajuan kanker.

Cara Kerja Kemoterapi

Cara kerja kemoterapi adalah dengan mengganggu perkembang biakan sel kanker. Obat-obatan diberikan ke dalam aliran darah untuk menyerang sel-sel kanker di seluruh tubuh, atau dapat diberikan langsung ke tempat kanker tersebut berkembang.

Peneliti dari Johns Hopkins University School of Medicine menemukan bahwa obat kemoterapi yang umum digunakan dalam pengobatan kanker dapat menghancurkan kanker dengan memblokir pertumbuhan pembuluh darah. Kemoterapi yang dilakukan pasca operasi dapat mengurangi resiko kematian akibat kanker pankreas.

Namun seringkali usia akan menentukan apakah kemoterapi harus dilakukan pada pasien dengan kanker tertentu ataukah tidak. Sebuah kemoterapi bisa saja dilakukan hanya dalam jangka sehari saja, atau bisa berlangsung selama beberapa minggu. Hal itu tergantung pada jenis dan tahapan kanker.

Terapi Interferon

Terapi ini berguna untuk memperlambat reproduksi sel-sel kanker dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Interferon sendiri adalah sejenis protein yang dilepaskan oleh sel yang terinfeksi virus. Mereka membantu sel-sel normal untuk membuat protein antivirus. Interferon juga membantu tubuh untuk mengurangi pertumbuhan dan reproduksi sel kanker, sekaligus memperkuat respon kekebalan tubuh.

Terapi ini biasanya digunakan untuk penderita CML (Cronis Myeloid Leukimia) yang biasanya diberikan selama beberapa tahun lamanya. Metode terapi ini adalah melalui suntikan ke pembuluh darah, ke dalam otot, atau di bawah kulit. Terapi ini dimulai pada dosis rendah dengan peningkatan bertahap dari waktu ke waktu.

Terapi Radiasi

Terapi ini digunakan untuk membunuh sel-sel kanker dengan menggunakan paparan radiasi energi tinggi. Terapi radiasi sistemik menggunakan zat radioaktif, seperti yodium radioaktif untuk membunuh sel-sel kanker. Cara kerja terapi ini adalah dengan membunuh sel-sel kanker dengan merusak DNA mereka. Ketika sel-sel yang rusak telah mati, mereka dipecah dan dihilangkan dengan proses alami tubuh.

Terapi radiasi kadang-kadang diberikan dengan maksud kuratif yaitu dengan harapan bahwa pengobatan akan menyembuhkan kanker, baik dengan menghilangkan tumor, mencegah kambuhnya kanker, atau keduanya. Dalam kasus ini, terapi radiasi dapat digunakan sendiri atau dalam kombinasi dengan operasi, kemoterapi, atau keduanya.

Terapi radiasi juga dapat diberikan dengan maksud paliatif. Hal tidak dimaksudkan untuk menyembuhkan, tetapi meringankan gejala dan mengurangi penderitaan yang disebabkan oleh kanker.

Transplantasi Sel Induk

Dalam pengobatan kanker darah yang satu ini pasien diminta untuk menginap di klinik kesehatan atau rumah sakit dengan waktu yang cukup lama, sehingga terkadang membuat pengobatan jenis ini memiliki biaya yang banyak. Dalam pengobatan jenis ini pada kanker darah mekanisme yang digunakan adalah dengan memberikan obat yang berdosis tinggi yang di kombinasikan dengan terapi radiasi.

Obat berdosis tinggi pada metode poengobatan ini berguna untuk menghancurkan atau membunuh sel-sel jahat dan juiga sel-sel normal di dalam tubuh, dan menggantinya deng sel-sel sehat yang di masukkan kedalam tubuh pasien dengan menggunakan tabung flkeksibel yang terhubung oada sluran intraena pada bagian dada dan juga leher. Sel-sel induk dari transplantasi tersebut akan terus-menerus bertumbuh yang kemudian menghasilkan sel-sel sehat yang baru di dlam tubuh manusia.

Ada tiga tipe transplantasi, yaitu :

  • Transplantasi sel induk autologus
  • Transplantasi sel induk alogenik
  • Transplantasi sel induk syngeneic

Operasi

Pengobatan dengan cara ini dilakukan untuk mengangkat pembesaran limpa atau untuk menginstal perangkat akses vena untuk memberikan obat-obatan dan menarik sampel darah.

Setiap jenis prosedur medis memiliki resiko, dan operasi tidak terkecuali. Risiko bergantung pada jenis operasi. Panjang operasi dan jenis anestesi yang digunakan merupakan faktor penting lainnya. Kesehatan Anda secara keseluruhan mempengaruhi proses juga. Yang paling penting adalah manfaat yang diharapkan lebih besar daripada risiko yang mungkin terjadi.

Mungkin dengan pengobatan secara medis kelihatannya sangat ringan, selain itu biaya yang harus di keluarkannya pun relatif besar. Anda bisa saja mengambil pengobatan medis akan tetapi dari jenis pengobatan tersebut masing – masing nya mempunyai efek samping tersendiri dan kemungkinan ada efek samping jangka pendek dan ada juga yang jangka panjang.

Itulah pengobatan secara medis yang dapat dilakukan oleh para penderita leukimia, memang kelihatannya sangat ringan akan tetapi apakah anda sudah siap untuk menerima efek samping dari pengobatan tersebut? jika tidak kami disini akan memberikan solusi yang terbaik untuk anda yaitu dengan mengambil pengobatan secara alami.

Nah, bagi anda yang mempunyai penyakit leukimia tak usah khawatir dan bingung kami disini akan merekomendasikan kepada anda selain dengan medis ternyata ada pula pengobatan secara alami atau tradisional yaitu dengan mengkonsumsi Ace Maxs.

JANGAN KHAWATIR KARENA KINI HADIR PENGOBATAN SECARA TRADISIONAL YANG TIDAK MENIMBULKAN EFEK SAMPING.

Dengan anda mengkonsumsi Ace Maxs anda tak perlu mengeluarkan biaya puluhan juta rupiah, akan tetapi lamanya pengobatan leukimia secara alami ini tergantung penyakit yang di deritanya. Ace Maxs merupakan obat herbal alami yang dibuat dari bahan asli dari alam yang diolah secara modern tanpa campuran bahan kimia yang berbahaya sehingga menghasilkan produk yang berkualitas tinggi dan berkhasiat luar biasa.

Jangan ragu lagi untuk mengkonsumsi Ace Maxs !! Informasi lebih lanjut silahkan KLIK >> OBAT LEUKIMIA AMPUH

Mungkin itulah artikel mengenai Cara Mengobati Leukimia Secara Medis yang bisa kami sampaikan kepada anda. Semoga apa yang telah kami sampaikan bermanfaat dan bisa membantu anda dalam mengobati penyakit yang sedang anda derita saat ini. Salam sehat dari Toko Zahra Herbal.

“Yakinlah bahwa penyakit yang sedang anda derita dapat di sembuhkan dan ini adalah satu jalan untuk mengobatinya. Tetap Semangat !!! 🙂 🙂 “

Baca Juga Artikel Lainnya

Kumpulan Obat Tradisional Penyakit Leukimia

Kenali Gejala Leukemia Pada Anak

Apakah Penyakit Leukimia Itu Menular?

Obat Herbal Epilepsi

Cara Mengobati Leukimia Secara Medis

Posted By : Ai Nuraisyah – Kesehatan – Rabu 23 Agustus 2017 08:52:50

Kumpulan Obat Tradisional Penyakit Leukimia

Kumpulan Obat Tradisional Penyakit Leukimia

Selamat siang.. Selamat berkunjung kembali di website kami Obat Leukimia yang di kelola oleh penjual obat herbal alami yang terpercaya dan terbaik. Untuk kesempatan kali ini kami akan berbagi informasi mengenai “Obat Tradisional Penyakit Leukimia”. Selamat membaca .. 🙂

Kumpulan Obat Tradisional Penyakit Leukimia

Kanker darah atau leukemia adalah kanker yang menyerang sel-sel darah putih. Sel darah putih merupakan sel darah yang berfungsi melindungi tubuh terhadap benda asing atau penyakit. Sel darah putih ini dihasilkan oleh sumsum tulang belakang.

Ada berbagai jenis kanker darah. Berdasarkan kecepatan perkembangannya, kanker ini dapat dikelompokkan menjadi akut dan kronis.

Kanker darah akut berkembang dengan cepat akibat penambahan jumlah sel darah putih yang abnormal atau sel yang belum matang sehingga tidak dapat berfungsi secara normal. Pertumbuhan ini sangat pesat  begitu pun penyebarannya ke dalam aliran darah. Jenis ini harus ditangani dengan segera. Jika dibiarkan, tubuh akan kekurangan oksigen dan kekebalan tubuh terhadap penyakit atau infeksi menurun.

Sementara itu, kanker darah kronis berkembang secara perlahan-lahan dan dalam jangka panjang. Sel-sel darah putih yang seharusnya sudah mati akan tetap hidup dan menumpuk dalam aliran darah, sumsum tulang, serta organ-organ lain yang terkait.  Sel-sel ini lebih matang sehingga dapat berfungsi dengan baik untuk beberapa saat, Oleh karena itu, gejalanya cenderung tidak segera dirasakan sehingga baru terdiagnosis setelah bertahun-tahun.

Kanker darah juga dapat dikategorikan menurut jenis sel darah putih yang diserang. Kanker darah yang menyerang sel-sel limfa dikenal dengan istilah leukemia limfotik dan yang menyerang sel-sel mieloid disebut leukemia mielogen.

Gejala Kanker Darah

  • Demam.
  • Menggigil.
  • Sakit kepala.
  • Muntah-muntah.
  • Nyeri pada tulang atau sendi.
  • Penurunan berat badan.
  • Pembengkakan pada limfa noda, hati, atau limpa.
  • Muncul infeksi yang parah atau sering terjadi.
  • Muncul bintik-bintik merah pada pada kulit.
  • Lemas atau kelelahan yang berkelanjutan.
  • Keringat berlebihan, terutama pada malam hari.
  • Mudah mengalami pendarahan (misalnya sering mimisan) atau memar.

Penyebab Leukimia

Penyebab dasar kanker darah belum diketahui secara pasti. Namun, diduga mutasi DNA dalam sel darah putih menyebebakan perubahan tindakan setiap sel, Selain itu, perubahan lain dalam sel darah putih  akibat faktor gen dan lingkungan juga diperkirakan turut berperan memicu leukemia.

Dan Inilah Obat Tradisional Untuk Penyakit Leukimia

Setelah anda mengetahui apa itu penyakit leukimia, berikut adalah beberapa obat tradisional untuk mengobati penyakit leukimia tersebut.

  • Tapak Dara (Catharanthus Roseus)

Tanaman bernama latin Catharanthus Roseus merupakan tanaman yang sering dijadikan tanaman hias. Namun ternyata setelah diteliti lebih dalam tapak dara memiliki manfaat tersendiri untuk kesehatan manusia, diantaranya membantu memerangi leukimia juga penyakit lain seperti : hipertensi, diabetes, bronkitis, asma, radang, gondongan, penyakit kulit, dsb.

Ini dikarenakan senyawa alkaloid vincristine dan vinblastine dalam tapak dara mampu mengobati penyakit ganas seperti tumor ganas dan segala jenis kanker. Vinsblastine sebagai sitosekeleton ( mikrotubula) dimana diaplikasikan dalam pengobatan kanker. Caranya : 20 – 25 gram daun tapak dara kering direbus dengan satu liter air dan disaring diminum 2 kali sehari, pagi dan sore.

  • Alpukat (Persea Americana)

Pengobatan leukimia dengan buah alpukat memang sedang diteliti dan baru baru ini menjadi trending topik di media massa. Menurut Profesor Paul Spagnuolo dari Canada mengatakan, bahwa lipid dalam alpukat yaitu avocatin B bisa menyasar sel induk leukimia tanpa merusak sel – sel darah lain yang sehat. Avocatin B bukan hanya menghilangkan AML (Acute Myeloid Leukemia) dengan tepat sasaran, namun juga membuat racun dalam tubuh berkurang.

  • Mentimun (Cucumis Sativus)

Senyawa Cucurbitacin dan senyawa Lignan dalam mentimun sangat bermanfaat untuk membunuh sel kanker terutama kanker darah (leukimia). Senyawa tersebut sangat ampuh menekan pertumbuhan dan perkembang biakan sel kanker bahkan membunuhnya dan mengusir keluar dari tubuh. Selain itu mentimun juga berkhasiat untuk penyembuhan penyakit lain seperti hipertensi, kolesterol tinggi, juga diabetes, dimana penyakit itu sangat umum di derita masyarakat kita. Dan bagian yang paling penting dan mengandung banyak nutrisi dari timun, ialah pangkal ujung timun yang terasa pahit, untuk itu jangan sia – siakan ujung timun tersebut mulai sekarang.

  • Pecah Beling (Strobilanthes crispus L)

Daun pecah beling memiliki banyak khasiat untuk menyembuhkan banyak penyakit termasuk leukimia, itu dikarenakan senyawa dan nutrisi yang terkandung dalam daun pecah beling sangat banyak diantaranya : Vitamin (C, B1 dan B2), mineral (potasium, kalsium, natrium, besi dan fosfor), polifenol (catechin, alkaloid, kafein, tanin, glikosida dari verbascoside), 7 asam fenolat (p-hidroksi benzoat, p-coumeric, caffeic, vanilic, gentisic, ferulat dansyringic), stigmasterol dan β-sitosterol, anti-oksidan (flavonoid), dan volatil (fitol, alpha cadinol, tau-murolol, iedol dan eugenol). Caranya, cukup ambil beberapa helai daun keji beling, rebus kemudian minum airnya.

  • Ciplukan (Physialis Angulata)

Ciplukan mengandung C27H44O-H2O, vitamin A/C, elaidic acid, asam sitrun, fisalin, tanin, kriptoxantin, asam malat, zat gula, alkaloid, saponin, withangulatin A, asam palmitat dan stearat. Bahan kimia steroid dalam ramuan ceplukan bekerja pada tingkat enzim untuk menghentikan siklus sel pada sel kanker sementara menyebabkan kerusakan DNA pada sel-sel tersebut untuk mencegah kanker melakukan replikasi. Hal itu sangat efektif untuk penyembuhan kanker, menurut uji para klinis, ciplukan merupakan tanaman anti-kanker terutama leukimia, bahkan 5x lebih kuat dari Tapak Dara. Untuk penyembuhan leukimia, anda bisa menggunakan rebusan daun ciplukan atau mengkonsumsi buahnya.

  • Sisik Naga (Drymoglossum piloselloides)

Penelitian mengenai uji sitotoksisitas ekstrak metanol dari daun sisik naga terhadap penyakit kanker darah (leukimia) ternyata menunjukan hasil yang menakjubkan. Tanaman ini mampu menghambat pertumbuhan sel sebanyak 50%, jika anda rutin mengkonsumsi daun sisik naga, kemungkinan penyakit leukimia yang anda derita bisa berangsur-angsur pulih. Caranya dengan mengambil beberapa keping daun sisik naga, kemudian rebus dan air minum rebusannya.

  • Daun Sirsak (Annona muricata L)

Mengandung senyawa : Lactones (Annohexocina, Annomuricina (A, B, C, E), Annopentocinas (A, B dan C),  Muricoreacina, Gigantetronemina, Murihexocina (A, C), dan Javoricina. Isoquinoline (nonaine, Anoniine, Atherospermine, dan Coreximine). Serta Lipid (Asam Gentisic, Asam Lignoceric, CLA, dan Asam stearat).

Semua kandungan tersebut sangat bermanfaat untuk menyembuhkan beberapa penyakit bahkan kanker darah sekalipun. Hal ini membuat daun sirsak menjadi bahan utama pembuatan obat herbal, namun penggunaan daun sirsak untuk pengobatan harus memperhatikan dosisnya, karena bisa menimbullan efek samping seperti diare.

Selain itu, obat lainnya yang bisa anda gunakan untuk pengobatan leukimia diantaranya adalah :

  • Mahkota Dewa (Phaleria Macrocarpa)
  • Pasak Bumi (Eurycoma Longifolia)
  • Sarang Semut (Myrmecodia)

Mungkin itulah beberapa obat tradisional untuk mengobati penyakit leukimia yang bisa anda gunakan. Akan tetapi untuk sebagian orang, mungkin menggunakan tanaman-tanaman obat seperti diatas sangat merepotkan. Apalagi mereka yang waktunya disita habis oleh pekerjaanya.

Rekomendasi Dari Kami Untuk Mengobati Leukimia

Nah jika anda merasa repot untuk membuat ramuan – ramuan seperti diatas kami rekomendasikan obat herbal yang satu ini yaitu Ace maxs. Ace maxs merupakan obat herbal alami untuk mengoabati penyakit leukimia sampai sembuh total. Obat herbal ini sangat aman untuk di konsumsi karena terbuat dari bahan – bahan alami yang diolah secara modern tanpa campuran bahan kimia yang berbahaya sehingga menghasilkan Ace Maxs yang berkualitas tinggi.

Untuk Informasi Lebih Lanjut Silahkan KLIK >> OBAT LEUKIMIA

Mungkin itulah artikel mengenai “Obat Tradisional Penyakit Leukimia” yang kami sampaikan semoga apa yang telah kami sampaikan dapat bermanfaat dan bisa membantu anda dalam mengobati penyakit yang sedang anda derita saat ini. Salam sehat dari Toko Zahra Herbal.

Baca Juga Artikel Lainnya

Kenali Gejala Leukemia Pada Anak

Apakah Penyakit Leukimia Itu Menular?

Kenali Jenis Dan Ciri Ciri Penyakit Leukimia

Posted by ; Ai Nuraisyah – Kesehatan – Selasa, 22 Agustus 2017 16:01:25