Jenis Jenis Penyakit Leukimia

Jenis Jenis Penyakit Leukimia

Assalamu’alaikum selamat datang di websaite resmi penjual obat herbal alami terbaik dan terpercaya yang selalu memberikan informasi penting seputar kesehatan dan solusi pengobatannya, dan pada kesempatan kali ini kami akan membahas informasi kesehatan seputar jenis-jenis penyakit leukimia.

Kanker darah di sebut juga dengan leukimia yang merupakan kelainan darah dimana bertambahnya sel darah putih yang menyebabkan kerusakan pada bagian sumsum tulang, dan sistem getah bening. Hal ini dapat mempengaruhi produksi dan fungsi sel darah normal.  Sehingga dapat mengancam jiwa dan sistem kekebalan tubuh dan perederan darah. Penyebab kanker darah dapat kita bagi berdasarkan jenisnya yang masing masing sangat berbeda.

Jenis Jenis Penyakit Leukimia

Timbulnya kanker darah memiliki banyak sekali penyebab yang bisa terjadi.  Walaupun secara spesifik tidak di ketahui penyebabnya, tetapi orang dewasa dengan usia tua sangat mungkin terjangkit kanker darah.

Kanker darah atau leukimia terdiri dari empat jenis.  Berikut  empat jenis kanker darah dan penyebab resiko terkena kanker darah (leukimia) :

1. Leukimia limfosit akut

Kanker darah jenis ini terjadi saat sel sumsum tulang berkembang dan menghasilkan sel-sel yang belum matang dan berkembang menjadi sel darah putih.  Penyebab kanker darah leukimia limfosit akut adalah : ((mayoclinic.org, Acute lymphocytic leukemia.

Pernah menjalani pengobatan kemoterapi dan terapi radiasi sebelumnya dalam jangka waktu yang sangat lama, dapat beresiko besar terkena kanker darah leukimia limfosit.

Paparan radiasi dengan tingkat yang sangat tinggi dari radiasi.  Contohnya saja seperti reaktor nuklir, yang memiliki resiko besar penyebab kanker darah jenis ini.

Kelainan genetik seperti down syndrom(idiot) beresiko besar terkena kanker jenis ini.

Memiliki saudara dengan penyakit kanker darah, memiliki peningkatan terkena kanker darah juga.

2. Leukimia Limfosit Kronis

Kanker darah limfosit kronis  ini perkembangannya lebih lambat di bandingkan dengan jenis kanker darah leukimia limfosit akut.  Dimana, cara kerja sel darah putih lebih banyak daripada sel normal yang berfungsi dalam jairngan tubuh.  Sehingga menyebabkan kerusakan pada bagian sumsum tulang belakang dengan sel-sel lainnya yang telah dibuat. 

Usia tua lebih dari 50 tahun sangat rentan terjangkitnya kanker darah limfosit kronis.

Seks bebas yang terjangkitnya virus AIDS, dimana virus ini membuat daya tahan tubuh lemah dan mudah sekali terjangkit berbagai penyakit, terutama kanker darah limfosit kronis.

Kulit putih lebih mungkin untuk mengembangkan kanker darah jenis ini, di bandingkan bagi mereka yang memiliki kulit coklat.

Riwayat keluarga yang memiliki riwayat terkena kanker darah leukimia kronis.

Paparan bahan kimia, seperti herbisida dan insektisida tertentu bisa beresiko terkena kanker darah leukimia kronis.

3. Leukemia Myeloid Akut

Kanker darah leukimia myeloid akut disebabkan karena kerusakan pada DNA dengan pertumbuhan sel-sel yang belum matang dan mengganggu tingkat fungsi sel darah merah, trombosit, dan sel darah putih normal.  Penyebabnya sama dengan penyebab jenis kanker darah limfosit kronis.

Faktor usia mempengaruhi resiko terkena kanker darah leukimia myelogenous.  Paling umun pada manusia berusia diatas umur 60 tahun.

Pengobatan kanker sebelumnya, seperti terapi radiasi dan kemoterapi yang kemungkina besar beresiko terkena kanker darah  leukimia myeloid akut.

Terkena paparan radiasi yang sangat tinggi pada reaktor nuklir, dan mudah sekali terkena kanker darah leukimia myeloid akut.

Terkena paparan bahan kimia yang berbahaya, contohnya saja seperti benzena.

Asap rokok yang memiliki kandungan zat kimia dan benzena penyebab kanker jenis ini.

kelainan darah, seperti myelodysplasia, polisitemia vera atau thrombocythemia, merupakan resiko yang sangat besar terjangkitnya kanker jenis ini.

Kelainan genetik seperti down syndrom yang sangat berhubungan langsung dengan penyakit kanker leukimia myeloid akut.

Faktor lingkungan, contohnya saja seperti vaksinasi anak-anak dan tinggal di dekat dengan kabel listrik bertegangan tinggi.

4. Leukemia Myelogenous Kronis

Kanker darah leukimia myelogenous kronis memiliki perkembangan yang sangat lambat di bandingkan dengan leukimia myeloid akut.  Kanker jenis ini tidak bepenagruh sekali pada perkembangan jenis sel lain. 

Perkembangan kromosom yang abnormal.  Kromosom pada manusia terdiri dari 23 kromosom, dimana sel darah putih tumbuh di luar kendali dan tidak menjadi mati.  Hail ini mengakibatkan terganggunya kemampuan sumsum tulang memproduksi el darah dalam jumlah normal.  Perkembangan kromosom yang abnomal mengakibatkan kanker darah leukimia myelogenous kronis.

Timbulnya kromosom abnormal menjadi gen baru.  Disini, sel darah merah menghasilkan protein yang terlalu banyak, yang biasa di sebut dengan tyrosine kinase.  Tirosin kinase meningkatkan munculnya kanker dengan membiarkan sel-sel darah tumbuh di luar kendali, sehingga dapat beresiko terkena kanker darah leukimia myelogenous kronis.

Sel-sel baru dengan banyaknya penyakit.  timbulnya sel-sel baru yang di sebabkan oleh tirosin kinase yang menyebabkan terlalu banyak sel darah putih.  Sel darah putih yang terjangkit penyakit atau tidak sehat dan tidak normal tidak tumbuh dan mati seperti sel normal.  Sel-sel darah putih yang berpenyakit bisa bertambah dalam jumalh besar, dan dapat merusak sumsum tulang sehingga mengakibatkan kanker darah leukimia myelogenous kronis.

Radiasi.  Radiasi yang sangat tinggi dapat meningkatkan resiko kanker darah dengan batas waktu yang sangat lama. Contohnya seperti radiasi korban bom atom, yang bisa meningkatkan resiko kanker darah.  Bahkan dalam radiasi rendah pun dapat meningkatkan resio kanker darah((cancerresearchuk.org ,Chronic myeloid leukaemia (CML) risks and causes.

Kekebalan tubuh rendah.  Orang yang menderita penyakit AIDS dan virus HIV lebih besar beresiko terkena berbagai  jenis kanker. Ini disebabkan, karena daya tahan kekebalan pada tubuh manusi yang terjangkit penyakit AIDS dan virus HIV sangat rendah, sehingga mudah sekali penyakit masuk dalam tubuh.

Radang borok usus besar (ulcerative colitis) atau penyakit Crohn.  Berbagai penelitian menunjukkan manusia yang memiliki penyakit radang usus memiliki resiko yang sangat tinggi dari kanker darah leukimia myeloid kronis.  Radang usus juga bisa timbul sebagai penyebab kanker usus.

Menggunakan bahan kimia pestisida.  Terlalu sering menggunakan bahan kimia pestisida bisa mnyebabkan kanker darah.

Benzena/bensol.  Bensol merupakan bahan kimia yang terkandung di dalam bensin.  Terlalu lama berhubungan langsung dengan bensol dapat meningkatkan resiko kanker darah leukimia myeloid kronis.

Berat badan.  Berat badan berlebih meningkatkan sekitar seperempat terkena resiko kanker darah leukimia myeloid kronis, di bandingkan dengan orang yang memiliki berat badan sehat.

Rangkuman 10 Penyebab Kanker Darah Paling Utama :

  1. Radiasi
  2. Faktor Usia
  3. Berat badan
  4. Asap Rokok
  5. Kemoterapi
  6. Riwayat keluarga
  7. Kelainan Genetik
  8. Radiasi reaktor nuklir
  9. Terkena bahan kimia berbahaya seperti benzema
  10. Faktor lingkungan (seperti kabel listrik bertegangan tinggi)

Normalnya, sel darah putih memberikan peran penting dalam sistem pertahanan tubuh.  Sel darah putih berfungsi membasmi dan menghancurkan virus dan bakteri.  Jika sel darah putih tidak berfungsi dengan semestinya, tubuh beresiko terkena berbagai infieksi yang  sangat berat dan beresiko timbulnya kanker darah atau biasa di sebut dengan leukimia.

Itulah jenis-jenis penyakit leukimia dan faktor penyabab pemicu penyakit leukimia, dan sekian informasi yang dapat kami sampaikan mengenai jenjis – jenis penyakit leukimia yang dapat kami sampaikan semoga dapat bermanfaat, salam sehat dari kami Toko Zahra Herbal untuk seluruh keluarga Indonesia.

Baca Juga Artikel Lainnya :

Penyebab Penyakit Leukimia

Mata Juling Dan Cara Pengobatannya

Home :

Obat Leukimia

 

Penyebab Penyakit Leukimia

Penyebab Penyakit Leukimia

Leukemia merupakan bagian dari penyakit kanker, yang mana masyarakat umum menyebutnya dengan nama Kanker Darah itu karena terjadi pada sel – sel darah. Leukemia (kanker darah) adalah jenis penyakit yang menyerang sel – sel darah putih yang diproduksi oleh sumsum tulang (Bone Marrow). Sumsum tulang atau bone marrow ini dalam tubuh manusia memproduksi tiga tipe sel darah yang diantaranya adalah sel darah putih ( yang berfungsi sebagai sistem imun / daya tahan tubuh terhadap infeksi ), sel darah merah ( berfungsi membawa oksigen kedalam tubuh ) dan platelet (bagian kecil sel darah yang membantu proses pembekuan darah ).

Penyebab Penyakit Leukimia

Leukemia pada umumnya sudah muncul pada diri seseorang sejak usia dini, dimana sumsum tulang tanpa diketahui dengan jelas penyebabnya telah memproduksi sel darah putih ayng berkembang tidak normal. Secara normal, sel darah putih me-reproduksi ulang bila diperlukan oleh tubuh atau ada tempat bagi sel darah itu sendiri. Tubuh manusia akan memberikan sinyal atau tanda secara teratur apabila sel darah dibutuhkan untuk be-reproduksi kembali.

Pada kasus Leukemia, sel darah putih ternyata tidak merespon terhadap sinyal yang diberikan sehingga produksi berlebihan dan tidak terkontrol dan akhirnya keluar dari sumsum tulang dan dapat ditemukan di dalam darah perifer atau darah tepi. Seseorang dengan kondisi seperti ini (Leukemia) akan menunjukkan gejala deperti ini : mudah terkena penyakit infeksi, anemia dan pendarahan.

Leukemia Akut dan Kronis

Leukemia akut ditandai dengan suatu perjalanan penyakit yang sangat cepat, mematikan dan memburuk. Apabila hal ini tidak segera diobati, maka dapat menyebabkan kematian dalam hitungan minggu hingga hari. Sedangkan Leukemia kronis memiliki perjalanan yang tidak begitu cepat sehingga memiliki harapan hidup yang lebih lama, hingga lebih dari 1 tahun.

BACA : Retina Mata Dan Cara Merawat Kesehtannya

Jika berdasarkan sel darah putih yang terkena, baik itu Limphoid atau Myeloid, maka Leukemia dibagi menjadi :

  • Leukemia Limfositik akut (LLA), merupakan tipe Leukemia paling sering terjadi pada anak – anak. Tetapi penyakit ini juga terdapat pada dewasa terutama mereka yang telah berusia 65 tahun atau lebih.
  • Leukemia Mielositik Akut (LMA). Ini lebih sering terjadi pada dewasa daripada anak – anak. Tipe ini dahullu disebut Leukemia Nonlimfositik akut.
  • Leukemia Limfositik Kronis (LLK). Orang dewasa yang telah berusia lebih dari 55 tahun lebih sering terkena Leukemia ini, walaupun orang dewasa yang masih muda juga bisa terkena ini. Akan tetapi tipe Leukemia ini hampir tidak pernah terjadi pada anak – anak.
  • Leukemia Mielositik (LMK). Yang ini sering terjadi pada semua orang dewasa dan dapat juga terjadi pada anak – anak tetapi sangat sedikit.

Penyebab Penyakit Leukemia

Walaupun sampai saat ini belum ada / belum ditemukan penyebab utama dari Leukemia ini, akan tetapi ada beberapa faktor yang bisa menjadi pemicu terjadinya Leukemia pada setiap orang, diantaranya adalah :

  • Radiasi. Hal ini berdasarkan riset pada pegawai Radiologi yang ternyata lebih sering menderita Leukemia. Leukemia ini juga ditemukan pada korban radiasi bom atom di Heroshima dan Nagasaki (Jepang).
  • Leukemogenik. Beberapa zat kimia telah diidentifikasi dapat mempengaruhi frekuensi Leukemia, misalnya racun lingkungan seperti benzena, bahan kimia industri seperti insektisida serta obat – obatan yang digunakan untuk kemoterapi.
  • Herediter. Yang mana penderita Down Syndrom 20% lebih besar akan terkena Leukemia daripada orang normal.
  • Virus. Ada beberapa jenis virus yang dapat menyebabkan Leukemia, antara lain : retrovirus, virus leukemia feline, HTLV-1 pada dewasa.

Tanda dan Gejala Penyakit Leukemia

Secara umum tanda dan gejala leukemia dapat digambarkan sebagai berikut;

  • Anemia. Penderita akan merasa cepat lelah, pucat dan bernafas cepat (dimana sel darah merah di bawah normal sehingga oksigen dalam tubuh kurang).
  • Pendarahan. Ketika Platelet (sel pembeku darah) tidak terproduksi secara wajar karena didominasi oleh sel darah putih, sehingga menyebabkan penderita akan mengalami pendarahan di jaringan kulit (bisa berup banyaknya jentik merah lebar atau kecil pada jaringan kulit).
  • Terserang Infeksi. Karena sel darah putih tidak bisa berfungsi secara maksimal sebagai pelindung daya tahan tubuh, sehingga tubuh penderita mudah terkena virus/bakteri, bahkan dengan sendirinya mengalami demam, keluar cairan putih dari hidung (meler) dan batuk.
  • Nyeri Tulang dan Persendian. Hal ini disebabkan sebagai akibat dari sumsum tulang mendesak padat oleh sel darah putih.
  • Nyeri Perut. Nyeri perut juga bisa menjadi indikasai gejala Leukemia, dimana sel leukemia dapat terkumpul pada organ ginjal, hati dan empedu yang menyebabkan pembesaran pada organ – organ tubuh dan timbullah nyeri.
  • Pembengkakan Kelenjar Lympa. Yang bisa terjadi di bawah leher, lengan dada dan lainnya. Kelenjar Lympa bertugas menyaring darah, karena tidak berfungsi dengan baik sehingga sel leukemia terkumpul dan mengakibatkan pembengkakan
  • Kesulitan Bernafas (Dyspnea). Penderita mungkin menampakkan gejala kesulitan bernafas dan nyeri dada, apabila hal ini terjadi, maka harus segera mendapatkan pertolongan medis.

BACA : Gejala Penyakit Leukimia

Diagnosa Penyakit Leukemia ( Kanker Darah )

Penyakit Leukemia dapat dipastikan dengan beberapa pemeriksaan, diantaranya adalah : Biopsy, pemeriksaaan darah ( Complete Bloood Count (CBC)), CT atau CAT scan, Magnetic Resonance Imaging (MRI), X-ray, Ultrasound, Spinal tap/ lumbar puncture.

Itulah sekilas informasi tentang penyebab penyakit leukemia yang perlu di ketahui dan setelah menyimak pembahasan di atas di harapkan agar anda lebih mewaspadainya. Dan bagi anda yang terlah terdiagnosa menderiat penyakit leukimia maka kami rekomendasikan obat herbal alami Ace Maxs obat herbal alami yang sudah terbukti kekhasiyatan dan keampuhannya dalam mengobati segala macam penyakit sampai sembuh permanen. Untuk itu, anda tidak perlu ragu melakukan pengobatan dengan menggunakan obat herbal alami Ace Maxs ini dan bagia yang ingin mengetahui informasi lebih lanjut dan cara pemesanan obat herbal alami Ace Maxs ini, silahkan anda KLIK DISINI>> Obat Leukimia Paling Ampuh

Sekian yang dapat kami sampaikan semoga dengan adanya informasi ini dapat bermanfaat, salam sehat dari kami Toko Zahra Herbal untuk seluruh keluarga Indonesia.

Gejala Penyakit Leukimia

Gejala Penyakit Leukimia

Ahlan wasahlan, selamat datang dan selamat anda telah berkunjung di web resmi untuk Pengobatan Leukimia secara alami dan tradisional tanpa menggunakan bahan kimia, untuk itu pengobatan yang akan kami rekomendasikan sangat aman dan terjamin penyakit anda sembuh dengan total.

Dalam kesempatan kali ini kami akan membahas tentang Gejala Penyakit Leukimia, jika anda sekarang menderita penyakit leukimia silahka simak dibawah ini tentang Gejala Penyakit Leukimia :

Gejala Penyakit Leukimia

Leukimia umumnya menyebabkan kelelahan, mudah memar atau perdarahan, dan infeksi berkepanjangan atau sering.

Banyak gejala leukimia disebabkan oleh kelebihan produksi sel darah putih yang abnormal dalam sumsum tulang.

kelebihan ini mengurangi kemampuan sumsum tulang untuk memproduksi sel-sel darah yang sehat merah dan putih dan trombosit.

Defisit sel darah merah dan putih dan trombosit dapat mengakibatkan berikut:

  • Kurangnya sehat sel darah merah hasil pada anemia, menyebabkan kelemahan, kelelahan, dan kulit pucat.
  • Kurangnya sel darah putih yang sehat meningkatkan kemungkinan memiliki sering infeksi atau berulang.
  • Kurangnya trombosit sehat, yang biasanya membantu pembekuan darah, menyebabkan memar mudah dan pendarahan.

Sel-sel leukimia sendiri juga dapat menyebabkan gejala dengan menyumbat pembuluh darah, terakumulasi di berbagai organ, dan menyebar ke kulit, gusi, otak, atau sumsum tulang belakang.

Leukimia Akut

Gejala leukimia akut – yang meliputi leukimia limfoblastik akut dan myeloid akut (atau myelogenous) Leukimia – cenderung datang tiba-tiba, dalam beberapa hari atau minggu.

Mereka kadang-kadang awalnya dikira flu atau penyakit lain yang umum, tapi tidak seperti gejala flu, gejala leukimia tidak pergi.

Tanda-tanda umum dan gejala leukimia akut meliputi:

  • mudah memar dan / atau perdarahan
  • Demam
  • Kelelahan dan kelemahan
  • sering infeksi
  • mimisan sering atau parah
  • Kehilangan berat badan dan / atau nafsu makan
  • keringat malam
  • Nyeri pada tulang atau sendi
  • pembengkakan kelenjar getah bening di atau dekat leher, ketiak, perut, atau selangkangan
  • bintik-bintik merah kecil di kulit

Baca Juga : Kenali Faktor Penyebab Leukemia Pada Anak

Gejala lain mungkin termasuk:

  • Membesar, nyeri testis (untuk pria)
  • Perdarahan dari gusi
  • Penglihatan kabur
  • Batuk dan sesak napas
  • Kesulitan menjaga keseimbangan
  • merasa dingin
  • Merasa pusing atau pusing
  • sakit kepala
  • Kejang dan muntah
  • Sesak napas

Leukimia kronis

Berbeda dengan leukimia akut, gejala leukimia kronis – termasuk leukimia limfositik kronis dan myeloid kronis (atau myelogenous) Leukimia – ayolah lebih lambat.

Bahkan, itu mungkin untuk hidup dengan leukimia kronis selama berbulan-bulan atau bertahun-tahun tanpa menyadari hal itu.

Banyak orang dengan leukimia limfositik kronis didiagnosis bukan karena gejala tetapi karena suatu jumlah sel darah putih ditemukan selama pengujian rutin.

TERKAIT : 10 Fakta Penting Tentang Leukemia

Gejala awal umum leukimia kronis meliputi:

  • Kelelahan
  • Kepenuhan di perut karena pembesaran limpa
  • demam ringan atau berkeringat
  • pembengkakan kelenjar getah bening
  • Berat badan tanpa alasan

Seiring waktu, orang-orang dengan leukimia kronis mungkin juga mulai mengalami tanda-tanda dan gejala yang berhubungan dengan rendahnya tingkat sel darah putih dan merah yang sehat dan trombosit, termasuk:

  • mudah memar dan pendarahan
  • sering infeksi
  • Kelemahan dan pucat disebabkan oleh anemia
  • Diagnosa
  • Mendiagnosis leukimia biasanya melibatkan kombinasi ujian dan tes, yang mungkin termasuk yang berikut:
  • pemeriksaan fisik untuk mencari tanda-tanda infeksi, anemia, dan pembengkakan di kelenjar getah bening, hati, atau limpa
  • riwayat medis, untuk menilai faktor risiko
  • tes darah untuk mencari tingkat abnormal sel-sel darah dan trombosit
  • Aspirasi sumsum tulang dan biopsi (pengangkatan contoh jaringan sumsum tulang dari tulang pinggul itu)
  • pengujian kromosom
  • tekan tulang belakang untuk mencari sel-sel kanker dalam cairan tulang belakang
  • Biopsi kelenjar getah bening (pengangkatan contoh kecil jaringan kelenjar getah bening)
  • tes pencitraan seperti x-ray

Itulah artikel tentang Gejala Penyakit Leukimia yang bisa kami tulis dalam kesempatan kali ini, semoga artikel ini bermanfaat bagi kesehatan anda, dan semoga anda bisa mendapatkan solusi terbaik untuk cara mengobati leukimia, salam sehat dari kami TOKO ZAHRA HERBAL.

logo1

Posted by : Obat Leukimia

Kenali Faktor Penyebab Leukemia Pada Anak

Kenali Faktor Penyebab Leukemia Pada Anak

Leukimia atau yang juga sering disebut kanker darah merupakan salah satu jenis penyakit yang mengerikan dan termasuk dalam salah satu jenis penyakit yang mematikan, layaknya penyakit jantung dan diabetes. Penyakit ini disebabkan karena adanya pertumbuhan atau trannsformasi yang terjadi secara tidak wajar pada sel darah putih ( leukosit ) dan menyebabkan pertumbuhan sel darah putih yang tidak terkendali. Produksi sel darah putih yang berlebih ini tentunya menyababkan ketidak normalan dalam tubuh, seperti menakan sel darah merah.

Kenali Faktor Penyebab Leukemia Pada Anak

Leukimia dapat menyerang siapa saja, tak terkecuali anak – anak. Bahkan di Indonesia sendiri tingkat leukimia pada anak tergolong tinggi, dengan 60 % diantaranya telah memasuki stadium lanjut. Salah satu penyebabnya adalah kurangnya pengetahuan orang tua sehingga menyebabkan kelambanan penanganan pada anak tersebut.

Oleh sebab itu penting bagi setiap keluarga, khususnya ibu untuk mencegah penyakit mengerikan ini menyerang si buah hati Anda.  Bagaimana caranya? Untuk mencegahnya hal pertama yang harus dilakukan adalah dengan mengetahui apa sebenarnya penyebab leukimia.

Penyebab

Penyebab leukemia belum diketahui secara pasti, namun diketahui beberapa faktor yang dapat mempengaruhi frekuensi leukemia, seperti:

  • Radiasi Radiasi dapat meningkatkan frekuensi LMA dan LMA. Tidak ada laporan mengenai hubungan antara radiasi dengan LLK. Beberapa laporan yang mendukung: Para pegawai radiologi lebih sering menderita leukemia, Penderita dengan radioterapi lebih sering menderita leukemia dan Leukemia ditemukan pada korban hidup kejadian bom atom Hiroshima dan Nagasaki, Jepang.
  • Faktor leukemogenik Terdapat beberapa zat kimia yang telah diidentifikasi dapat mempengaruhi frekuensi leukemia: Racun lingkungan seperti benzena, Bahan kimia industri seperti insektisida, Obat untuk kemoterapi.
  • Penderita sindrom Down memiliki insidensi leukemia akut 20 kali lebih besar dari orang normal.
  • Virus dapat menyebabkan leukemia seperti retrovirus, virus leukemia feline, HTLV-1 pada dewasa.

Klasifikasi leukemia adalah

Leukemia limfositik akut (LLA) merupakan tipe leukemia paling sering terjadi pada anak-anak. Penyakit ini juga terdapat pada dewasa yang terutama telah berumur 65 tahun atau lebih.

Leukemia mielositik akut (LMA) lebih sering terjadi pada dewasa daripada anak-anak.Tipe ini dahulunya disebut leukemia nonlimfositik akut.

Leukemia limfositik kronis (LLK) sering diderita oleh orang dewasa yang berumur lebih dari 55 tahun. Kadang-kadang juga diderita oleh dewasa muda, dan hampir tidak ada pada anak-anak.

Leukemia mielositik kronis (LMK) sering terjadi pada orang dewasa. Dapat juga terjadi pada anak-anak, namun sangat sedikit.

Tipe yang sering diderita orang dewasa adalah LMA dan LLK, sedangkan LLA sering terjadi pada anak-anak.

Gejala dan tanda yang harus di waspadai

1. Anemia atau pucat.

Anemia terjadi karena tubuh kekurangan sel darah. Anak-anak leukemia umumnya mengalami anemia dengan ciri-ciri muka pucat, tak bertenaga alias lemas, gampang lelah dan sesak napas.

2. Demam berkepanjangan dan mudah terkena infeksi.

Karena sel darah putihnya abnormal, kuman yang masuk jadi tidak bisa dilawan sel darah putih. Sel darah putih yang harusnya bertugas melindungi tidak berfungsi. Akibatnya anak jadi rentan kena infeksi dan sering demam. Demam dan infeksi adalah tanda awal leukemia. Tidak mudah memang membedakan dengan demam lainnya seperti flu. Tapi demam pada leukemia biasanya lebih dari 38 derajat celcius yang berlangsung beberapa hari dan sering terjadi.

3. Pembengkakan Kelenjar.

Kelenjar getah bening bengkak merupakan salah satu gejala awal sering diamati pada anak leukemia. Bengkak akibat kelenjar bisa terlihat di dada, pangkal paha leher dan ketiak. Kelenjar getah bening bisa membengkak karena akumulasi sel-sel darah putih yang abnormal. Bedanya dengan bengkak kelenjar pada sakit lainnya adalah pada anak leukemia berlangsung selama beberapa hari berbeda dengan bengkak karena sakit flu.

3. Nyeri tulang.

Nyeri tulang ini bukan karena luka atau memar. Nyeri tulang pada anak leukemia biasanya semakin memburuk dari waktu ke waktu karena sumsum tulangnya terakumulasi sel-sel darah putih yang abnormal.

4. Mudah berdarah dan memar.

Anak-anak leukemia gampang sekali berdarah dan memar yang merupakan tanda tingkat pembekuan darahnya rendah. Trombosit adalah fragmen sel atau sel yang membantu darah untuk membeku yang diproduksi oleh sumsum tulang. Rendahnya tingkat trombosit dalam tubuh dapat mengakibatkan keterlambatan dalam pembekuan darah sehingga anak-anak leukemia gampang berdarah untuk periode yang sering.

Gejala lainnya adalah mimisan, perdarahan gusi, kesulitan bernapas, kehilangan nafsu makan, berat badan rendah, sakit kepala, hati dan limpa membesar, keringat berlebihan pada malam hari dan munculnya bintik-bintik merah kecil pada kulit, yang dikenal sebagai petechiae. Untuk memastikan anak menderita leukemia harus dilakukan dengan pemeriksaan fisik, tes darah darah lengkap, CT scan, MRI, biopsi sumsum tulang, apusan darah tepi, dan analisis cytogenic dan tekan tulang belakang.

Itulah beberapa faktor penyabab penyakit leukemia pada anak untuk itu anda sebagai orang tua yang bijak harus dapat lebih memahami kondisi kesehatan sang anak agar dapat penanganan lebih awal jika anak mengalami masalah atau terjangkit penyakit yang berbahaya lainnya. Dan bagi anda atau anak anda yang telah mengalami penyakit leukemia ini maka kami sarankan segera lakukan pengobatan dan obat yang tepat dan ampuh mengoabti penyakit leukemia dengan cepat aman dan alami adalah dengan cara melakukan pengobatan dengan menggunkan obat herbal alami Ace Maxs dan untuk mengetahui informasi lebih lanjut mengenai obat herbal alami Ace Maxs ini dapat anda simak informasi lengkapnya di obatleukimia.web.id

Namun, selain kami merekomendasikan obat herbal alami Ace Maxs sebagai pengobatan kami juga merekomendsikan obat herbal alami Eye Care Softgel obat herbal alami yang mengobati segala macam penyakit mata yang telah terbukti keampuhan dan kehasiyatnnya dan berikut informasi selengkapnya.

 

EYE CARE SOFTGEL Solusi Ampuh dan AMAN Mengatasi Mata Anda

eye-care-softgel1

EYE CARE SOFTGEL Mengandung ekstrak Blueberry yang dibutuhkan untuk menjaga bola mata. Unsur VMA yang dikandung blueberry mampu meningkatkan regenerasi rhodopsin pada sel retina. Berkhasiat menjaga kesehatan mata, memperkuat fungsi mata, mengurangi mata lelah pelajar dan pengguna komputer, meningkatkan daya penglihatan di malam hari, efektif untuk mencegah dan memperbaiki gejala mata kering dan penurunan daya penglihatan, mencegah glaukoma dan katarak.

Khasiat dan Kegunaan :

Memenuhi nutrisi yang dibutuhkan mata, memperbaiki sirkulasi di bagian mata, menjaga kesehatan kapiler, mengurangi lelah, sakit dan kering pada mata. Melindungi lensa mata, mencegah penurunan daya penglihatan, mencegah glaukoma pada orang tua, katarak dan presbyopia. Mencegah mata kering, mata merah, mata gatal, rabun jauh dll yang disebabkan oleh penggunaan mata yang terlalu lama maupun radiasi dari komputer atau TV.

Kelompok Pemakai :

Cocok untuk anak muda, dewasa, orang tua, anak sekolah, pekerja IT, pekerja yang banyak menggunakan komputer, supir, orang yang bekerja di tempat pencahayaannya kuat, orang yang ingin mencegah kebutaan, glaukoma, katarak, pendarahan retina, orang yang ingin memperbaiki daya penglihatan, pseudomyopia, penglihatan lemah, gejala pada retina sebagai komplikasi diabetes, retinitis pigmentosa, rabun senja.

Cara Pemakaian :

Dewasa sehari sekali sebanyak 1-2 butir setiap kalinya. Anak-anak sehari sekali sebanyak 1 butir setiap kalinya. Diminum dengan segelas air.

Komposisi :

  • Ekstrak Blueberry 35%
  • Eyebright 25%
  • Ekstrak Ginkgo Biloba 15%
  • Lutein 5%
  • Riboflavin 3%
  • Taurine 3%
  • Ekstrak Biji Anggur 10%
  • VA 1%
  • Zinc 3%
  • Net : 800mg x 100 softgel

Khasiat EYE CARE SOFTGEL :

Mata Katarak Mata Minus Mata Skleritis
Mata Rabun Dekat
Mata Rabun Jauh Mata Entropion
Mata Silinder Mata Juling Mata Ektropion
Mata Ablasio Retina
Mata Glaukoma Mata Konjungtivitis
Mata Keratitis
Mata Neoritis Optik
Mata Endoftalmitis
Mata Blefaritis Mata Ulkus Kornea Mata Uveitis

Kenali Faktor Penyebab Leukemia Pada Anak

Baca Juga Artikel Lainnya :

10 Fakta Penting Tentang Leukemia

Tentang Dampak Dan Bahaya Operasi Kanker Serviks

home :

Obat leukimia paling Jitu

10 Fakta Penting Tentang Leukemia

10 Fakta Penting Tentang Leukimia

Selamat siang semuanya, terimakasih telah berkunjung diwebsite kami, dalam kesempatan kali ini obatleukimia.web.id akan membahas tentang 10 Fakta Penting Tentang Leukemia secara lengkap dan detail, bagi anda yang masih awam terhadap penyakit leukimia silahkan untuk mencoba menyimak artikel ini, selamat membaca 🙂

10 Fakta Penting Tentang Leukimia

Leukimia adalah istilah umum untuk empat jenis kanker sumsum tulang dan sel-sel darah. Pada 2015, diperkirakan 54.270 orang di Amerika Serikat akan didiagnosis dengan penyakit ini, menurut American Cancer Society. Dan lebih dari 327.000 hidup dengan atau dalam pengampunan dari itu, menurut statistik dari Leukimia & Lymphoma Society.

Kami berbicara dengan Hagop M. Kantarjian, MD, profesor dan ketua departemen Leukimia di University of Texas MD Anderson Cancer Center di Houston; dan Frederick Lansigan, MD, ahli hematologi-onkologi dan rawat inap direktur medis dari layanan kanker di Medical Center Dartmouth-Hitchcock di Lebanon, New Hampshire. Kedua fasilitas Pusat Kanker Nasional Institute-Ditunjuk. Berikut adalah 10 fakta penting tentang Leukimia yang harus Anda ketahui.

  1. Ada empat jenis utama Leukimia. Mereka:

Myeloid akut Leukimia (AML): Pada 2015, sekitar 20.830 orang akan mengembangkan AML (juga dikenal sebagai Leukimia myelogenous akut), jenis kanker di mana sumsum tulang membuat sel-sel sehat merah darah, myeloblast (sejenis sel darah putih), atau trombosit. silahkan kenali Ciri Ciri Leukemia Setadium Awal

Kronis Myeloid Leukimia (CML): ini jenis Leukimia (yang juga dikenal sebagai Leukimia myelogenous kronis) akan mempengaruhi sekitar 6.660 orang Amerika tahun ini. Dalam CML, sumsum tulang membuat terlalu banyak sel darah putih yang tidak sehat.

Akut Lymphocytic Leukimia (ALL): Suatu jenis kanker darah dimana sumsum tulang menghasilkan terlalu banyak sel darah putih yang tidak sehat. (Kondisi ini juga dikenal sebagai Leukimia limfoblastik akut.) Akan ada sekitar 6.250 kasus SEMUA tahun ini.

Kronis Lymphocytic Leukimia (CLL): Tentang 14.620 orang Amerika akan didiagnosis pada tahun 2015 dengan CLL, jenis kanker di mana sumsum tulang menghasilkan terlalu banyak sel darah putih yang tidak sehat.

  1. Leukimia dimulai di sumsum tulang. Tubuh kita membuat sebagian besar dari sel-sel darah kita – dari sel-sel darah putih melawan infeksi, ke sel-sel darah merah oksigen mengangkut, dengan trombosit gumpalan-mencegah – di sumsum tulang. Semua sel darah mulai keluar sebagai yang tidak ditentukan, atau “belum matang,” sel-sel, dan akhirnya berkembang menjadi jenis “dewasa” yang membantu kita tetap sehat. Tapi pada orang dengan Leukimia akut, sel-sel darah biasanya tidak maju melewati fase “dewasa”. Dan pada orang dengan Leukimia kronis, sel-sel yang berkembang melewati fase “dewasa”, tapi bisa kewalahan oleh, normal, sel-sel dewasa lainnya. Dalam kedua kanker, sel-sel darah yang abnormal kemudian mendesak keluar jenis yang sehat, tidak hanya di sumsum tulang itu sendiri, tetapi dalam aliran darah dan bagian-bagian lain dari sistem kekebalan tubuh, juga.
  2. jenis tertentu Leukimia tergantung pada jenis sel darah telah menjadi kanker. Dalam ALL, misalnya, limfoblas, yang “dewasa” sel darah putih, yang terpengaruh. Dalam CML, jenis sel darah yang disebut granulosit yang terkena dampak.
  3. Beberapa bentuk Leukimia kemajuan lebih cepat dari yang lain. Leukimia akut (AML dan ALL) adalah kanker yang cepat tumbuh di mana sumsum tulang tidak dapat memproduksi cukup sel darah yang sehat. Tapi bentuk kronis dari penyakit (CML dan CLL) berkembang lebih lambat – seringkali, orang dengan kondisi ini memiliki cukup sel darah dewasa untuk sebagian menjaga kesehatan sistem kekebalan tubuh mereka.
  4. Tingkat kelangsungan hidup lima tahun untuk Leukimia adalah meningkatkan. Bahkan, jumlah orang yang pernah hidup dengan kanker selama setidaknya lima tahun telah meningkat empat kali lipat sejak tahun 1960, dari 14 persen pada awal 1960-an menjadi sekitar 60 persen selama 2004-2010 periode waktu, sesuai dengan Leukimia & Limfoma Masyarakat . (Sehat Keuangan, Sehat Pula Keluargamu)
  5. Umur bisa menjadi faktor risiko untuk Leukimia. Meskipun Leukimia cenderung untuk menargetkan orang dewasa di atas usia 55, itu juga kanker yang paling umum pada anak di bawah 15. Menurut American Society for Hematology, faktor risiko lain untuk Leukimia meliputi:
  • Paparan radiasi tingkat tinggi
  • kemoterapi
  • Diulang paparan bahan kimia tertentu (misalnya, benzena)
  • Sindrom Down
  • Sebuah riwayat keluarga yang kuat dari Leukimia
  1. Gejala Leukimia tergantung pada jenis dan tahap. Gejalanya bisa berupa:
  • Demam, menggigil, berkeringat di malam hari, dan gejala flu
  • Kelemahan dan kelelahan
  • gusi bengkak atau perdarahan
  • sakit kepala
  • pembesaran hati dan limpa
  • amandel bengkak
  • nyeri tulang
  • Kepucatan
  • berat badan
  1. Kebanyakan orang dengan CML sekarang dianggap memiliki kronis (bukan fatal) penyakit. “Pada kenyataannya, kebanyakan orang dengan Leukimia myeloid kronis sekarang dapat hidup normal dengan mengambil inhibitor tirosin kinase,” kata Dr Kantarjian. Obat ini, disebut TKI, membantu menghambat gen yang disebut BCR-ABL, yang menyebabkan sel-sel CML kanker untuk berkembang biak. Obat ini termasuk Gleevec (imatinib), Sprycel (dasatinib), Tasigna (nilotinib), Bosulif (bosutinib), dan Iclusig (ponatinib).

“Mengambil obat ini, yang perlu diambil tanpa batas, dapat menempatkan CML ke pengampunan,” kata Dr Lansigan. “Orang-orang sekarang hidup 15, lebih dari 20, tahun dengan CML.”

  1. Perawatan Menjanjikan di cakrawala. “Kami memiliki banyak, banyak kemajuan yang menjanjikan terhadap penyakit ini,” kata Kantarjian. Ini termasuk antibodi monoklonal dan CAR T Sel, yang merupakan bentuk imunoterapi yang digunakan terhadap SEMUA dan CLL. terapi bertarget disebut Flt3 inhibitor sedang dipelajari untuk AML, dan reseptor sel B inhibitor sedang dipelajari untuk CLL, kata Kantarjian.
  2. Jika Anda didiagnosis dengan Leukimia, melihat hematologi, onkologi, atau keduanya untuk mendapatkan fakta-fakta. “Bentuk akut Leukimia perlu diobati segera. Dan obat oral untuk CML sangat efektif dan harus dimulai segera setelah Anda didiagnosis. Adapun tahap awal CLL, Anda dapat hidup selama bertahun-tahun tanpa perlu perawatan, “kata Lansigan. Untuk memastikan Anda mendapatkan pengobatan terbaik untuk kondisi Anda, pertimbangkan untuk mencari pendapat kedua di Pusat Kanker National Cancer Institute-Ditunjuk, yang berada di garis depan dari penelitian kanker.

Itulah 10 Fakta Tentang Penyakit Leukimia yang perlu anda ketahui untuk sekarang ini, di indonesia sudah banyak yang menderita penyakit leukimia, dengan kurang majunya negara kita jadi pendiagnosaan gejala yang mereka alami belum terselesaikan, nah bagi anda yang sekarang sudah benar bener menderita penyakit leukimia anda bisa mencoba pengobatan terbaik kami, anda berminat mencoba pengobatan kami?? silahkan Klik Pengobatan Terbaik Leukimia

Apakah Itu Leukimia?

Apakah Itu Leukimia?

Leukimia adalah kanker dari sel-sel darah. Ada beberapa kategori dari sel-sel darah, termasuk sel-sel darah merah (sel darah merah), sel darah putih (leukosit), dan trombosit. Umumnya, Leukimia mengacu kanker leukosit.

Leukosit adalah bagian penting dari sistem kekebalan tubuh Anda. Mereka melindungi tubuh Anda dari invasi oleh bakteri, virus, dan jamur, serta dari sel-sel abnormal dan zat asing lainnya. Pada Leukimia, leukosit tidak berfungsi seperti leukosit normal. Mereka juga dapat membagi terlalu cepat dan akhirnya mendesak sel-sel normal.

Apakah Itu Leukemia?

Leukosit sebagian besar diproduksi di sumsum tulang, tetapi beberapa jenis leukosit juga dibuat dalam kelenjar getah bening, limpa, dan kelenjar timus. Setelah terbentuk, leukosit beredar ke seluruh tubuh Anda dalam darah Anda dan getah bening, berkonsentrasi dalam kelenjar getah bening dan limpa.

Jenis Leukimia

Tipe 1

Timbulnya Leukimia dapat akut (mendadak onset) atau (onset lambat) kronis. Pada Leukimia akut, sel-sel kanker berkembang biak dengan cepat. Pada Leukimia kronis, penyakit berlangsung lambat dan gejala awal mungkin sangat ringan.

Leukimia juga diklasifikasikan menurut jenis sel. Leukimia melibatkan sel-sel myeloid disebut Leukimia myelogenous. Sel-sel myeloid adalah sel darah yang belum matang yang biasanya akan menjadi granulosit atau monosit. Leukimia melibatkan limfosit disebut Leukimia limfositik. Ada empat jenis utama Leukimia:

  • Myelogenous akut Leukimia (AML)

Leukimia myelogenous akut (AML) dapat terjadi pada anak-anak dan orang dewasa. Menurut National Cancer Institute (NCI), sekitar 21.000 kasus baru AML didiagnosis setiap tahun di Amerika Serikat. Ini adalah bentuk paling umum dari Leukimia.

  • Akut Lymphocytic Leukimia (ALL)

Akut Leukimia limfositik (ALL) kebanyakan terjadi pada anak-anak. Sekitar 6.000 kasus baru SEMUA yang didiagnosis setiap tahunnya.

  • Kronis Leukimia Myelogenous (CML)

Kronis myelogenous Leukimia (CML) mempengaruhi kebanyakan orang dewasa. Sekitar 7.000 kasus baru CML yang didiagnosis setiap tahunnya.

  • Kronis Lymphocytic Leukimia (CLL)

Kronis Leukimia limfositik (CLL) kemungkinan besar mempengaruhi orang-orang di atas usia 55. Hal ini sangat jarang terlihat pada anak-anak. Sekitar 15.000 kasus baru CLL yang didiagnosis setiap tahunnya.

Hairy cell Leukimia adalah subtipe yang sangat langka CLL. Namanya berasal dari penampilan limfosit kanker di bawah mikroskop.

Bagian 3 dari 7

Faktor risiko untuk Leukimia

Penyebab Leukimia tidak diketahui. Namun, beberapa faktor telah diidentifikasi yang dapat meningkatkan risiko Anda. Ini termasuk:

  • riwayat keluarga Leukimia
  • merokok, yang meningkatkan resiko terkena AML
  • kelainan genetik seperti sindrom Down
  • kelainan darah, seperti sindrom myelodysplastic, yang kadang-kadang disebut “preLeukimia”
  • pengobatan sebelumnya untuk kanker dengan kemoterapi atau radiasi
  • paparan radiasi tingkat tinggi
  • paparan bahan kimia seperti benzena
  • Bagian 4 dari 7
  • Apa Apakah Gejala Leukimia?
  • Gejala Leukimia meliputi:
  • keringat berlebihan, terutama pada malam hari (disebut “berkeringat di malam hari”)
  • kelelahan dan kelemahan yang tidak hilang dengan istirahat
  • penurunan berat badan yang tidak disengaja
  • nyeri tulang dan nyeri
  • menyakitkan, pembengkakan kelenjar getah bening (terutama di leher dan ketiak)
  • pembesaran hati atau limpa
  • bintik-bintik merah pada kulit, yang disebut petechiae
  • perdarahan dan memar mudah
  • demam atau kedinginan
  • sering infeksi

Leukimia juga dapat menyebabkan gejala pada organ yang telah disusupi atau dipengaruhi oleh sel-sel kanker. Misalnya, jika kanker menyebar ke sistem saraf pusat, hal ini dapat menyebabkan sakit kepala, mual dan muntah, kebingungan, kehilangan kontrol otot, dan kejang.

Leukimia juga dapat menyebar ke bagian lain dari tubuh Anda, termasuk:

  • paru-paru
  • saluran pencernaan
  • jantung
  • ginjal
  • testis
  • Bagian 5 dari 7
  • mendiagnosis Leukimia

Leukimia dapat diduga jika Anda memiliki faktor risiko tertentu, atau gejala terkait. Dokter Anda akan mulai dengan sejarah yang lengkap dan pemeriksaan fisik, tetapi Leukimia tidak dapat sepenuhnya didiagnosis dengan pemeriksaan fisik. Sebaliknya, dokter akan menggunakan tes darah, biopsi, dan studi pencitraan untuk mendiagnosa Anda.

Baca Artikel Lainnya : Daftar Pantangan Makanan Bagi Penderita Leukimia

Ada sejumlah tes yang berbeda yang dapat digunakan untuk mendiagnosa Leukimia. Hitung darah lengkap menentukan jumlah sel darah merah, leukosit, dan trombosit dalam darah. Melihat darah di bawah mikroskop juga dapat menentukan apakah sel-sel memiliki penampilan yang abnormal.

biopsi jaringan dapat diambil dari sumsum tulang atau kelenjar getah bening untuk mencari bukti Leukimia. sampel kecil ini dapat mengidentifikasi jenis Leukimia dan tingkat pertumbuhannya. Biopsi dari organ lain seperti hati dan limpa dapat menunjukkan apakah kanker telah menyebar.
Pementasan

Setelah Leukimia didiagnosis, itu akan dipentaskan. Pementasan membantu dokter menentukan prognosis Anda. AML dan ALL yang dipentaskan berdasarkan bagaimana sel-sel kanker terlihat di bawah mikroskop dan jenis sel yang terlibat. SEMUA dan CLL yang dipentaskan berdasarkan pada hitungan WBC pada saat diagnosis. Kehadiran sel-sel yang belum matang darah putih, atau myeloblast, dalam darah dan sumsum tulang juga digunakan untuk tahap AML dan CML.
Menilai Kemajuan yang

Sejumlah tes lainnya dapat dijalankan untuk menilai perkembangan penyakit, termasuk:

Arus cytometry meneliti DNA dari sel-sel kanker dan menentukan laju pertumbuhan mereka.
tes fungsi hati menunjukkan apakah sel-sel Leukimia mempengaruhi atau menyerang hati.
pungsi lumbal dilakukan dengan memasukkan jarum tipis antara tulang belakang dari punggung bawah Anda. Hal ini memungkinkan dokter untuk mengumpulkan cairan tulang belakang dan menentukan apakah kanker telah menyebar ke sistem saraf pusat.
pencitraan, seperti X-ray, ultrasound, dan CT scan, bantuan dokter terlihat untuk kerusakan organ-organ lain yang disebabkan oleh Leukimia.

Baca Juga : Sehat Keuangan, Sehat Pula Keluargamu

Bagian 6 dari 7

Mengobati Leukimia

Leukimia biasanya diobati oleh ahli hematologi-onkologi. Ini adalah dokter yang mengkhususkan diri pada gangguan darah dan kanker. Pengobatan tergantung pada jenis dan stadium kanker. Beberapa bentuk Leukimia tumbuh lambat dan tidak memerlukan perawatan segera. Namun, pengobatan untuk Leukimia biasanya melibatkan satu atau lebih hal berikut:

BACA : Obat Leukimia

Kemoterapi menggunakan obat-obatan untuk membunuh sel-sel Leukimia. Tergantung pada jenis Leukimia, Anda mungkin mengambil baik obat tunggal atau kombinasi obat yang berbeda.

Terapi radiasi menggunakan radiasi berenergi tinggi untuk merusak sel-sel Leukimia dan menghambat pertumbuhan mereka. Radiasi dapat diterapkan untuk daerah tertentu atau untuk seluruh tubuh Anda.
Transplantasi sel induk menggantikan sumsum tulang yang sakit dengan sumsum tulang yang sehat, baik sendiri (transplantasi autologous) atau dari donor (transplantasi allologous). Prosedur ini juga disebut transplantasi sumsum tulang.

Terapi biologis atau kekebalan tubuh menggunakan perawatan yang membantu sistem kekebalan tubuh Anda mengenali dan menyerang sel kanker.

Terapi Target menggunakan obat-obatan yang mengambil keuntungan dari kerentanan dalam sel-sel kanker. Misalnya, imatinib (Gleevec) adalah obat yang ditargetkan yang biasa digunakan terhadap CML.

Bagian 7 dari 7

Jangka Panjang Outlook

Prospek jangka panjang dan prognosis untuk orang yang memiliki Leukimia tergantung pada jenis kanker yang mereka miliki dan panggung mereka di diagnosis. Leukimia cepat didiagnosis dan lebih cepat itu diperlakukan, semakin baik kesempatan pemulihan. Beberapa faktor, seperti usia yang lebih tua, riwayat kelainan darah, dan mutasi kromosom, negatif dapat mempengaruhi prognosis Anda.

Menurut NCI, tingkat kematian keseluruhan untuk Leukimia telah jatuh sekitar 1 persen setiap tahun selama dekade terakhir. Dari tahun 2005 hingga 2011, tingkat kelangsungan hidup lima tahun untuk pasien Leukimia adalah 58,5 persen. Namun, penting untuk dicatat bahwa angka ini termasuk orang dari segala usia dan dengan segala bentuk Leukimia. Ini bukan prediksi dari hasil untuk setiap satu orang. Bekerja dengan tim medis untuk mengobati Leukimia, dan ingat bahwa situasi setiap orang berbeda.

Itulah penjelasan artikel tentang Penyakit Lekimia, terimakasih telah membaca artikel ini sampai selesai, semoga anda mendapatkan penjelasan yang benar dan jelas, Bagi anda yang sekarang menderita penyakit leukimia silahkan terus ikuti website ini, diwebsite ini anda bisa mendapatkan pengetahuan tentang cara mengobati leukimia secara alami dan tradisional.

Salamt sehat dari kami TOKO ZAHRA HERBAL

logo1

Sehat Keuangan, Sehat Pula Keluargamu

Sehat Keuangan, Sehat Pula Keluargamu

Uang bukanlah segalanya. Tapi tanpa diragukan lagi, ekonomi menjadi salah satu faktor penentu kesehatan dalam keluarga. Kondisi keuangan yang lebih baik dalam keluarga, semakin baik tingkat kesehatan. Tidak hanya dapat kesehatan, ekonomi yang baik keduanya berdampak pada kualitas kehidupan keluarga secara keseluruhan.

Menerima Terapi :

Pengobatan Leukimia

Pengobatan Kanker Serviks

Pengobatan Miom

Pengobatan Kista

Pengobatan Jantung Bocor

 

Setiap keluarga ingin tetap hidup sehat, bahagia dan sejahtera. Menjaga ekonomi keluarga dapat membantu untuk mencapai mereka. Sebagai pencari nafkah, orang tua disarankan untuk tetap situasi keuangan yang stabil. Salah satu cara adalah melalui penghancuran pendapatan untuk tabungan masa depan atau menanamkan sedikit penghasilan Anda menjadi sesuatu yang positif.

Sehat Keuangan, Sehat Pula Keluargamu

Berikut adalah beberapa pernyataan bahwa implikasi keuangan yang sehat memiliki kesehatan yang baik dan kualitas hidup secara keseluruhan dapat:

  • kesehatan yang lebih baik. Jika sebuah keluarga memiliki situasi keuangan yang baik, kemungkinan anggota keluarga mengalami stres atau frustrasi yang lebih kecil. Dalam dunia medis, stres adalah penyebab berbagai macam penyakit seperti gangguan tidur, diabetes, hipertensi, atau serangan jantung.
  • keharmonisan keluarga. Banyak utang atau kondisi keuangan yang buruk bisa memicu pertengkaran dengan pasangan Anda. Ini akan menjadi buruk bagi anak-anak yang mendengar pertengkaran itu. Jadi, jika situasi keuangan keluarga Anda sehat, suasana bisa merasa lebih keharmonisan dalam rumah Anda.
  • Pendidikan anak-anak terjamin. Anak-anak yang mengantongi pendidikan tinggi sering dikaitkan dengan kesehatan yang baik, baik rasa percaya diri, tetapi juga penurunan tingkat stres dalam kehidupan hidupnya. Baca : Pantangan Makan Penderita Leukimia
  • Dapat mendukung anak di lingkungan yang menguntungkan. Memiliki cukup uang Anda bisa mendapatkan rumah dengan daerah yang layak untuk hidup dengan keluarga. Kondisi seperti lingkungan rumah dapat mempengaruhi kesehatan keluarga Anda.

Oleh karena itu, pergi ke depan, terbiasa untuk tidak menghabiskan uang untuk hal-hal yang kurang penting dan tidak perlu keluarga Anda. Lebih baik untuk mengalokasikan sebagian dari hasil yang akan disimpan, digunakan sebagai iklim investasi yang positif dan menjalani hidup sederhana dan efisien.

Oia, gaya hidup di atas tidak berarti bahwa Anda hanya harus mengeluarkan uang untuk kebutuhan hanya masa depan. Anda mungkin, lagi pula, uang yang digunakan untuk menyenangkan diri sendiri dan anggota keluarga Anda di masa sekarang, asalkan tidak berlebihan.

Misalnya, dua minggu setelah Anda mengundang makan keluarga di restoran atau berlibur setiap beberapa bulan. Peristiwa seperti ini tidak hanya membuat kesehatan keluarga Anda lebih baik, tetapi juga bisa membuat mereka lebih bahagia dan lebih dekat hubungan antar anggota keluarga.

Baca Juga : Manfaat Gandum Untuk Penyakit Leukimia

Selain itu, digunakan untuk sebagian pendapatan untuk kebutuhan sehari-hari yang diberikan dan tabungan juga dapat dilakukan. Percaya atau tidak, berbagi dengan orang lain, Anda mungkin lebih bahagia, Anda tahu!

Jadi, hati-hati dalam pengelolaan keuangan. Biarkan penghasilan Anda setiap bulan menghilang berguna untuk hal-hal yang tidak berguna. Selain menerapkannya untuk diri mereka sendiri, mengajar anak-anak Anda untuk belajar mengelola keuangan dari usia muda, sehingga ia memiliki ketentuan kesehatan yang baik di masa depan.

Baca Artikel Lainnya : OBAT TRADISIONAL MAAG DAN LAMBUNG PALING AMPUH

Posted by : Abdul Syukur

Daftar Pantangan Makanan Bagi Penderita Leukimia

Daftar Pantangan Makanan Bagi Penderita Leukimia

Kanker darah atau leukemia adalah kanker yang menyerang sel-sel yang membentuk sel darah dalam sumsum tulang. Pada kondisi normal, sel-sel darah putih akan berkembang secara teratur di saat tubuh membutuhkannya untuk memberantas infeksi yang muncul.

Namun lain halnya dengan pengidap kanker darah. Sumsum tulang akan memproduksi sel-sel darah putih yang abnormal, tidak dapat berfungsi dengan baik, dan secara berlebihan. Jumlahnya yang berlebihan akan mengakibatkan penumpukan dalam sumsum tulang sehingga sel-sel darah yang sehat akan berkurang.

Daftar Pantrangan Makanan Bagi Penderita Leukimia

Penyebab dan Faktor Risiko Kanker Darah

Penyebab dasar kanker darah belum diketahui secara pasti. Tetapi terdapat sejumlah faktor yang diduga dapat meningkatkan risiko seseorang untuk terkena kanker ini. Faktor-faktor pemicu kanker darah tersebut meliputi:

  • Faktor keturunan. Jika memiliki anggota keluarga yang mengidap kanker darah, risiko Anda untuk terkena kanker yang sama akan meningkat.
  • Kelainan genetik, misalnya sindrom Down.
  • Pernah menjalani pengobatan kanker. Kemoterapi atau radioterapi tertentu diduga dapat memicu kanker darah.
  • Pengaruh kelainan darah yang diderita, misalnya myelodysplastic syndrome.
  • Pernah mengalami pajanan terhadap radiasi tingkat tinggi atau zat-zat kimia tertentu. Misalnya orang yang pernah terlibat dalam kecelakaan yang berhubungan dengan reaktor nuklir atau mengalami pajanan zat kimia seperti benzena.
  • Merokok. Rokok tidak hanya akan meningkatkan risiko kanker darah (terutama leukemia mielogen akut), tapi juga berbagai penyakit lain.

Pantangan Bagi Penderita Penyakit Leukimia

Daftar Pantangan Makanan Bagi Penderita Leukimia

1. Sayur-sayuran :

  • Tauge, karena tauge mengandung zat yang menderoong pertumbuhan bagi sel kanker.
  • Sawi putih dan kangkung, karena dapat mengurangi efektivitas kerja obat
  • Cabai, merangsang aktivitas bawah sadar sehingga menurunkan jumlah oksigen dalam tubuh

2. Buah-buahan:

  • Lengkeng, dan nangka mengandung zat tumbuh bagi sel kanker
  • Durian, duku, nanas dan anggur, menghasilkan alkohol sehingga merangsang perkembangan sel kanker.
  • Minuman ringan atau soft drink, bersifat karsinogen
  • Es atau minuman dingain mengganggu kelancaran peredaran darah
  • Alkohol, merangsang aktivits bawah sadar sehingga jumlah oksigen dalam tubuh menurun.
  • Daging dan ikan asin
  • Daging (sapi, kerbau, kambing, babi) dapat memfasilitiasi sel yang tumbuh secara tidak normal
  • Ikan asin yang dioleh dengan mengguankan bahan yang tidak segar mengalami penguraian sehingga manjadi bahan allergen yang mengundang reaksi immunitas tubuh. Akibatnya tubuh akan merasa mering, gatal-gatal, dan bengkak. Sementra itu, bagi penderita penyakit kanker akan timbul reaksi berdenyut denyut dan timbul rasa nyeri di bagian tubuh yang terkena kanker.Selanjutnya karena ada gangguan permeabilitas (penyerapan air) jaringan tubuh, permukaan luka akan tampak basah, benyek, dan kadang-kadang terjadi perdarahan. Yang lebih memprihatinkan, beberapa produsen pengolah ikan sering menambahkan formalin atau bahan pengawet mayat, bukan pengawet makanan. Formalin ini bersifat hepatotoksik atau racun bagi organ hati, sehingga semakin lama mengganggu sistem kerja sel dan jaringan yang akhirnya memicu kanker

3. Makanan yang diawetkan

  • Makanan yang mengandung senyawa kimia yang dapat berubah menjadi karsinogenaktif
  • Makanan yang dibakar, dan bagian yang gosong atau hangus mengandung karsinogen
  • Udang, kerang, kepiting, cumi yang mengandung lemak yang tinggi. Penderita penyakit kanker darah atau penyakit leukimia harus mengurangi konsumsi makanan yang mengandung lemak tinggi, karena dapat merangsang berkembangnya sel kanker.

4. Daging unggas

Biasanya untuk memacu pertumbuhan ternak atau unggas digunakan obat-obatan kimia termasuk hormon yang disuntikkan ke dalam tubuh hewan ternak tersebut, sehingga bobotnya cepat meningkat secara drastit. Suntikan hormon yang diberikan pada unggas atau ternak tersebut mirip hormon anabolic pada manusi dan hormon inilah yang diduga sebagai pemciu penyakit kanker prostat dan kanker kelenjar.

Solusi penyembuhan penyakit kanker darah atau leukimia

Penyakit kanker darah atau penyakit leukimia adalah suatu jenis penyakit yang sangat berbahaya, dan jika penyakit ini dibiarkan begitu saja tanpa pengobatan, maka kemungkinan terburuk yang akan tejadi adalah penyakit kanker darah ini bisa merenggut keselamatan jiwa penderitanya. Kami memiliki rekomendasi terbaik bagi anda untuk menyembuhkan penyakit leukimia, yaitu melakukan pengobatan dengan menggunakan obat herbal alami Ace Maxs obat herbal alami yang telah terbukti keampuhan dan kekhasiyatannya dalam mengoabti segala macam penyakit sampai sembuh permanen tanpa efek samping dan ketergantungan pada obat. Untuk mengetahui informasi pengobatan lebih lengkapnya dapat anda simak atau klik di sini>> obatleukimia.web.id.

Itulah beberapa pantangan bagi penderita penyakit leukimia. Hindarilah dan usahakan agar anda tidak mengkonsumsi sembarang makanan, dan ikutilah nasihat dokter. Dengan melakukan pengobatan yang tepat dan menjalani pola makan yang lebih sehat, insya Alloh proses penyembuhan yang sedang anda jalani akan berlangsung lebih cepat.

Baca Juga :

Manfaat Gandum Untuk Penyakit Leukimia

Inilah Beberapa Penyakit Yang Sering Menimpa Anak Anak