Inilah Jenis-Jenis Penyakit Kanker Dan Gejalanya

Inilah Jenis-Jenis Penyakit Kanker Dan Gejalanya

Selamat datang dan selamat berkunjung kembali di website resmi obatleukimia.web.id penjual obat herbal alami yang terpercaya dan terbaik di Indonesia. Nah disini anda akan mendapatkan berbagai informasi kesehatan mengenai penyakit kanker terutama Leukimia serta dengan cara pengobatannya. Namun untuk kesempatan kali ini kami akan membahas mengenai Inilah Jenis-Jenis Penyakit Kanker Dan Gejalanya yang harus anda ketahui. Selamat membaca

Inilah Jenis-Jenis Penyakit Kanker Dan Gejalanya

Sekilas Penjelasan Kanker

kanker atau neoplasma ganas adalah penyakit yang ditandai dengan kelainan siklus sel khas yang menimbulkan kemampuan sel untuk tumbuh tidak terkendali (pembelahan sel melebihi batas normal), menyerang jaringan biologis di dekatnya, bermigrasi ke jaringan tubuh yang lain melalui sirkulasi darah atau sistem limfatik, disebut metastasis.

Kanker merupakan penyakit yang berbahaya di dunia ini. Kanker banyak sekali macamnya. Anda perlu mengenal dan mengetahui cara untuk mendeteksi kanker secara dini. Kanker adalah salah satu penyebab utama kematian di negara berkembang. Kebanyakan kanker dapat dirawat dan banyak disembuhkan, terutama bila perawatan dimulai sejak awal. Banyak bentuk kanker yg berhubungan dengan faktor lingkungan yang sebenarnya bisa dihindari. Berikut ini jenis-jenis kanker yang perlu anda ketahui:

  • Melanoma (Kanker Kulit)

Melanoma adalah kanker kulit yang berasal dari sel-sel penghasil pigmen (melanosit). Jeni kanker ini biasanya terjadi pada orang di bawah usia 30 tahun.

Anda dapat melakukan proses screening sendiri untuk mencegah melanoma dengan mengamati tanda-tanda munculnya bintik-bintik pada kulit Anda. Atau jika kulit Anda terlalu sensitif, kunjungi dokter kulit untuk mengetahui lebih lanjut apakah Anda berisiko terhadap melanoma.

Gejalanya adalah: Munculnya bintik atau tahi lalat yang berubah bentuk, warna dan ukuran. Terkadang di sekitar bintik dan tahi lalat akan terasa gatal, nyeri bahkan terjadi pendarahan.

  • Kanker Rahim

Wanita yang memiliki risiko tinggi terhadap kanker rahim, yaitu wanita yang tidak pernah melahirkan, obesitas, diabetes atau tekanan darah tinggi, harus segera memeriksakan kondisinya ke dokter jika mengalami pendarahan vagina.

Tidak ada tes screening yang spesifik untuk mendeteksi kanker rahim secara dini pada wanita yang belum menunjukkan gejala tertentu.

Gejalanya adalah: Sekitar 9 dari 10 orang yang menderita kanker rahim menunjukkan gejala pendarahan pada vagina, nyeri panggul, nyeri saat berhubungan badan dan kehilangan berat badan secara drastis.

  • Kanker Payudara

Kanker payudara adalah jenis kanker yang paling banyak terjadi pada wanita setelah kanker kulit. Wanita pada usia 40 tahun atau lebih tua harus melakukan pemeriksaan mamogram setiap tahunnya untuk mendeteksi kanker secara dini.

Wanita yang masih muda harus melakukan pemeriksaan sendiri atau memeriksakan kondisi payudaranya ke dokter setiap tiga tahun sekali. Jika Anda memiliki risiko kanker payudara yang diturunkan dari orangtua atau keluarga Anda, segeralah periksakan ke dokter untuk mendapatkan prosedur pemeriksaan MRI.

Gejala yang dapat terjadi adalah:  Munculnya benjolan yang semakin membesar pada payudara dan perubahan ukuran, bentuk dan warna pada payudara dan puting.

  • Kanker Paru-paru

Kanker paru-paru adalah penyebab kematian terbesar baik pada pria maupun wanita. Belum ada tes screening yang sesuai untuk kanker paru-paru, tetapi jika Anda berisiko tinggi terhadap kanker paru-paru seperti perokok dan berusia 55-74 tahun, mintalah dokter anda untuk melakukan CT-scan. Melalui tes ini, Anda akan mememukan keganjilan pada paru-paru Anda secara dini.

Gejala yang dapat anda rasakan Ketika kanker paru-paru telah parah, gejala yang muncul adalah batuk yang terus-menerus, nyeri di dada, kelelahan, napas pendek dan infeksi paru-paru atau pneumonia.

  • Kanker Serviks

Kanker ini terjadi pada serviks yang menghubungkan uterus dengan vagina. Kanker serviks biasanya terjadi pada wanita di bawah usia 50 tahun.

Untuk mendeteksi penyakit ini secara dini, lakukan tes pap mulai pada usia 21 tahun dan selanjutnya tiap 3 tahun sekali jika hasilnya normal. Pada usia 30 tahun, tes pap harus dikombinasikan dengan tes HPV setiap 5 tahun sekali sampai usia 65 tahun.

Gejala yang mungkin terjadi adalah Pendarahan abnormal pada vagina, seperti pendarahan setelah berhubungan badan, setelah menopause, timbulnya bercak darah ketika menstruasi, nyeri ketika berhubungan badan dan gejala lainnya.

  • Kanker Prostat

2 dari 3 orang yang menderita kanker prostat adalah pria yang berumur lebih tua dari 65 tahun. Belum ada tes screening yang direkomendasikan untuk mendeteksi kanker prostat secara dini. Anda harus menjalani pemeriksaan tes darah prostate-specific antigen (PSA) dan digital rectal exam (DRE) jika telah menginjak usia 50 tahun atau lebih.

Gejala yang terjadi ketika Kanker prostat antara lain bermasalah dalam ereksi, urin yang mengandung darah, nyeri pada pinggang dan melemahnya kaki.

  • Kanker Testis

Penderitanya paling banyak adalah pria pada usia 20 sampai 35 tahun. Anda harus segera memeriksakan kondisi testis Anda ke dokter jika Anda menemukan sesuatu yang aneh pada testis.

Gejala yang terjadi adalah Pembengkakan testis dan rasa berat pada skrotum.

  • Leukemia (Kanker Darah)

Leukimia adalah jenis kanker yang mempengaruhi sumsum tulang dan jaringan getah bening. Semua kanker bermula di sel, yang membuat darah dan jaringan lainnya. Tidak ada tes screening yang dapat dilakukan untuk mendeteksi leukimia secara dini.

Gejala ynag terjadi pada kanker darah leukimia adalah Bengkaknya kelenjar getah bening di sekitar leher atau ketiak tanpa disertai rasa sakit, demam, mudah terinfeksi, mudah lelah, mudah berdarah ketika luka dan kehilangan berat badan.

  • Kanker Perut (Lambung)

Kanker lambung biasanya terjadi pada orang pada usia 65 tahun atau lebih dan pria lebih berisiko tinggi daripada wanita. Belum ada tes screening yang dapat mendeteksi kanker lambung secara dini. Tetapi dokter akan melakukan tes lain seperti endoscopy untuk memeriksa perut, esofagus dan usus halus.

Gejala yang terjadi pada Kanker perut ketika yang masih dini tidak menimbulkan gejala tertentu, tetapi setelah parah akan menyebabkan ketidaknyamanan, kesulitan menelan, muntah, kembung setelah makan dan kehilangan berat badan.

  • Kanker Ovarium

Kebanyakan terjadi pada wanita pasca menopause.Khususnya jika Anda telah berumur 55 tahun atau lebih, pasca menopause, tidak pernah melahirkan dan memiliki keluarga yang punya riwayat kanker.

Tidak ada tes screening khusus untuk kanker ovarium, tetapi jika Anda merasa ada yang salah pada kondisi ovarium Anda, dokter akan melakukan uji panggul dan tes tambahan lainnya seperti ultrasound.

Gejala yang terjadi ketika terkena kanker ovarium adalah Perut kembung, nyeri pada panggul, kehilangan nafsu makan, terlalu sering buang air kecil, mudah lelah, nyeri ketika berhubungan seksual dan nyeri punggung.

  • Kanker Colorectal (Colon dan Rectum)

Kanker colorectal adalah kanker yang terjadi pada usus besar dan dubur. Kebanyakan penderitanya adalah orang dengan usia 50 tahun atau lebih. Anda dapat melakukan tes screening dengan sigmoidoscopy atau colonoscopy pada usia 50 tahun.

Gejala yang timbul pada kanker jenis ini adalah sembelit, pendarahan pada anus dan kehilangan berat badan.

  • Kanker Otak

Kanker otak yang diawali dengan tumbuhnya tumor dalam otak, meskipun kecil tetap harus dihilangkan karena tumor dapat tumbuh dan merusak sel-sel otak yang normal. Periksalah ke dokter untuk mendeteksi gejala kanker otak secara dini. Dokter akan biasanya akan melakukan tes MRI untuk memastikan otak Anda dalam keadaan sehat.

Gejala umum yang terjadi pada penderita kanker otak adalah sakit kepala, masalah keseimbangan, gangguan penglihatan dan pendengaran.

  • Kanker Kandung Kemih

Kebanyakan terjadi pada orang dengan usia 55 tahun atau lebih dan pria lebih berisiko dibanding wanita. Tes screening tidak dianjurkan untuk Anda kecuali Anda berisiko tinggi terhadap kanker kandung kemih, seperti orang yang selalu terpapar bahan kimia seperti tukang cat, penata rambut dan ahli mesin. Dokter akan melakukan tes urin atau cystoscopy untuk mengetahui apakah Anda berisiko terhadap kanker kandung kemih atau tidak.

Gejala yang terjadi pada penderita kanker kandung kemih adalah adanya darah pada urin, terlalu sering buang air kecil dan rasa nyeri seperti terbakar ketika buang air kecil.

  • Kanker Ginjal

Kanker ginjal terbentuk pada pembuluh ginjal yang berfungsi menyaring darah dan membuang zat-zat yang tidak diperlukan tubuh menjadi urin.

Tidak ada tes screening tertentu untuk mendiagnosa kanker ginjal secara dini, tetapi dokter biasanya akan menyarankan untuk pemeriksaan urin, ultrasound, CT scan atau MRI.

Gejala yang dialami oleh penderita kanker ginjal adalah adanya darah dalam urin, bengkaknya kaki dan pergelangan kaki, kehilangan berat badan tiba-tiba dan mudah lelah.

  • Kanker Hati

Kebanyakan terjadi pada pria dibanding wanita. Orang yang telah didiagnosa menderita hepatitis B atau C atau memiliki keluarga dengan riwayat kanker harus melakukan tes screening dengan ultrasound atau tes darah.

Gejala yang terjadi Ketika kanker telah parah, Anda akan merasakan gejala seperti kulit menguning, muntah dan pusing, warna urin gelap, kehilangan nafsu makan dan kembung.

  • Kanker Pankreas

Kanker pankreas merupakan penyakit yang termasuk masalah pada pencernaan. Kebanyakan terjadi pada pria maupun wanita berusia lebih dari 55 tahun.

Jika Anda memiliki riwayat penyakit kanker dari orangtua, konsulatsikan kepada dokter Anda untuk melakukan tes genetik untuk mengetahui seberapa mungkin Anda dapat menderita kanker pankreas.

Gejala yang mungkin dialami penderita kanker pankreas diantaranya adalah warna urine gelap, pucat, kulit dan mata menguning, muntah dan nyeri pinggang.

Itulah jenis jenis kanker yang harus anda ketahui dan mungkin saja di Indonesia tidak sedikit orang yang mengalami kanker seperti diatas dan mungkin juga ada orang yang meninggal karena menderita salah satu jenis kanker diatas. Nah maka dari itu bagi anda yang mungkin masih menjalani pengobatan secara medis dan mungkin juga ada orang yang baru mengidap kanker tak usah khawatir dan cemas karena selain pengobatan medis yang dapat anda lakukan, ada juga pengobatan alami yang sudah terbukti mengobati berbagai macam kanker dengan aman dan tanpa efek samping sehingga sembuh dengan permanen yaitu ace maxs.

Ace maxs merupakan obat herbal yang paling ampuh, manjur dan mujarab dalam mengobati dan menyembuhkan berbagai macam jenis kanker sehingga tidak diragukan lagi untuk di gunakan untuk pengobatan secara alami. Ace maxs dibuat dari 100% bahan alami yaitu ekstrak kulit manggis dan daun sirsak yang diolah secara modern tanpa campuran bahan kimia yang berbahaya sehingga menghasilkan produk yang berkualitas tinggi dan berkhasiat luar biasa dapat mengobati berbagai macam jenis kanker.

Untuk informasi lebih lanjut silahkan KLIK >> OBAT HERBAL ACE MAXS

Mungkin itulah artikel mengenai Inilah Jenis-Jenis Penyakit Kanker Dan Gejalanya yang bisa kami sampaikan kepada anda semua, semoga apa yang telah kami sampaikan dapat bermanfaat dan berguna untuk anda dan semoga apa yang sedang anda derita saat ini bisa cepat teratasi.

Baca Juga :

Khasiat Buah Merah Papua Untuk Mengatasi Kanker

Benarkah Jengkol Bisa Mengobati Kanker?

Manfaat Buah Naga Untuk Kanker

Obat Sinusitis

Post By : Obat Leukimia

 

1 thought on “Inilah Jenis-Jenis Penyakit Kanker Dan Gejalanya

Leave a Comment