Jangan Keburu Panik Saat Alami Epistaksis Alias Mimisan

Jangan Keburu Panik Saat Alami Epistaksis Alias Mimisan

Selamat datang kembali di website resmi Obat Leukimia yang terbaik dan paling ampuh, manjur dan mujarab dalam mengobati penyakit sampai sembuh total. Dalam kesempatan kali ini kami sebagai admin dari website akan mengajak anda untuk menyimak artikel tentang Jangan Keburu Panik Saat Alami Epistaksis Alias Mimisan. Selamat membaca .. 🙂

Jangan Keburu Panik Saat Alami Epistaksis Alias Mimisan

Ketika melihat darah keluar dari hidung, kebanyakan orang mungkin akan langsung panik karena menganggap itu pertanda kondisi serius.  Harap tenang, karena penyebab terjadinya epistaksis atau mimisan ini kebanyakan tidak berbahaya.

Darah yang keluar dari hidung bisa berasal dari bagian depan hidung (anterior) atau belakang hidung (posterior), dan darah juga bisa keluar dari satu atau kedua lubang hidung. Namun, kebanyakan epistaksis berasal dari anterior dan hanya keluar dari satu lubang hidung.

Epistaksis anterior biasanya mudah diatasi, bukan pertanda hal serius dan dapat ditangani dengan perawatan rumahan. Sementara itu, epistaksis posterior (di mana darah mengalir ke rongga mulut dan tenggorokan) lebih rumit dan butuh tangan ahli untuk mengatasinya. Kondisi ini bisa menyerang semua usia, namun lebih sering dialami oleh anak-anak berusia 2–10 tahun dan orang dewasa berusia 50–80 tahun.

Perdarahan yang terjadi dapat berlangsung sekitar beberapa detik hingga 10 menit, atau bahkan lebih lama lagi.

Berikut beberapa penyebab epistaksis anterior:

Alergi.

  • Sinusitis.
  • Cedera ringan pada hidung.
  • Sedang berada di dataran tinggi.
  • Mengupil dengan kuku yang tajam.
  • Suhu udara yang tinggi (udara panas).
  • Membuang ingus dengan terlalu keras.
  • Hidung tersumbat akibat pilek atau flu.
  • Penggunaan dekongestan secara berlebih.
  • Hidung bengkok (septum deviasi) bawaan lahir atau akibat cedera.
  • Kondisi udara kering bisa membuat bagian dalam hidung Anda menjadi kering. Hal ini lebih rentan membuat hidung mengalami perdarahan dan infeksi.

Berikut beberapa penyebab epistaksis posterior:

  • Leukimia.
  • Operasi hidung.
  • Hidung patah.
  • Tumor di rongga hidung.
  • Adanya gangguan pembekuan darah.
  • Terjadi pukulan keras pada kepala atau terbentur.
  • Penyakit genetik yang memengaruhi pembuluh darah.
  • Pengerasan dinding pembuluh darah arteri (aterosklerosis).
  • Penggunaan obat yang bisa memicu perdarahan, seperti aspirin dan antikoagulan.

Lakukan Hal ini Jika Mengalami Epistaksis

Melihat darah keluar dari hidung memang mengerikan dan mungkin membuat Anda kaget, sehingga akhirnya tidak tahu harus berbuat apa. Sebenarnya, cara mengatasi epistaksis ini mudah dan dapat dilakukan oleh Anda sendiri.

Begini caranya:

  • Anda bisa duduk tegak dan condongkan tubuh  ke depan. Posisi tegak mengurangi tekanan  dalam pembuluh darah di hidung Anda, dan bisa menghambat perdarahan lebih banyak. Posisi condong ke depan bisa menghindari Anda dari menelan darah Anda sendiri yang jika tertelan dapat mengiritasi perut.
  • Setelah itu, tiup hidung Anda secara perlahan untuk membersihkan setiap darah yang membeku.
  • Kemudian jepit lubang hidung Anda memakai ibu jari dan telunjuk guna menghentikan perdarahan. Lakukan pada kedua lubang meski perdarahan hanya keluar pada satu lubang saja. Lakukan selama 5–10 menit. Selama penjepitan, Anda bisa bernapas melalui mulut.
  • Anda juga bisa mengompres hidung dengan es batu yang dibalut handuk.
  • Jika perdarahan masih belum juga berhenti, ulangi cara-cara di atas. Setelah perdarahan berhenti, disarankan untuk menegakkan kepala (jangan membungkuk) selama beberapa jam agar darah tidak mengalir kembali. Hindari pula mengupil atau membuang ingus setelah perdarahan berhenti.

Segera konsultasikan ke dokter jika Anda masih mengalami perdarahan setelah melakukan perawatan rumahan, mengalami epistaksis yang berulang-ulang, sesak napas, jantung berdebar, pusing, batuk berdarah, muntah darah, atau demam.

Salah satu penyebab terjadinya mimisan yaitu dengan adanya penyakit leukimia, namun jangan khawatir dan cemas untuk memastikan bahwa itu gejala penyakit leukimia atau bukan segeralah periksakan diri anda dengan dokter. Jika memang benar dengan terjadinya mimisan tersebut suatu gejala dari penyakit leukimia kami disini sebagai admin akan memberikan solusi yang terbaik untuk segera melakukan pengobatan menggunakan obat herbal alami Ace maxs.

Apa itu ace maxs? Ace Maxs merupakan suplemen kesehatan terbaru yang terbuat dari ekstrak kulit manggis dan daun sirsak dimana keduanya telah terbukti mampu membantu mengobati berbagai penyakit kronis, mulai dari penyakit darah tinggi , stroke, penyakit jantung, berbagai jenis kanker, diabetes, dan penyakit lain nya dengan tuntas, aman dan tanpa efek samping.

Selain untuk pengobatan berbagai penyakit tersebut, ace maxs juga sangat baik untuk mencegah timbulnya berbagai penyakit dan meningkatkan daya tahan tubuh serta meningkatkan kondisi kesehatan. Maka tak heran jika ace maxs banyak di cari oleh masyarakat di seluruh Indonesia.

Untuk informasi lebih lanjut silahkan KLIK >> Khasiat  Ace Maxs

Dengan mengkonsumsi ace maxs secara rutin dan teratur dengan dosis yang telah ditentukan, insya alloh penyakit yang anda derita akan berangsur membaik dan pulih seperti semula.

Demikianlah artikel tentang Jangan Keburu Panik Saat Alami Epistaksis Alias Mimisan yang dapat kami sampaikan pada kesempatan kali ini, semoga apa yang telah kami sampaikan dapat bermanfaat dan berguna sehingga bisa menambah wawasan anda dalam mengatasi hal yang terjadi pada diri anda. Salam Sehat Dari Toko Zahra Herbal.

Baca Juga :

Obat Herbal Menopause Dini

Kondisi-Kondisi Ini Jadi Penyebab Limfosit Rendah

Inilah Daun Yang Dapat Meningkatkan Trombosit Dalam Darah

Post by : Aisyah – Kesehatan – Rabu, 17 Januari 2018 13:48:40

Leave a Comment